AMBON — Aksi seorang karyawan minimarket di Kota Ambon, Maluku, memicu kecaman publik setelah video yang memperlihatkan dirinya membakar kaki seorang anak jalanan yang sedang tertidur viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di teras depan sebuah gerai minimarket pada Kamis malam, 25 Juni 2026.
Kronologi Kejadian
Video berdurasi 31 detik memperlihatkan Rendi Glen Pattipelilohy meletakkan selembar kertas di atas kaki korban, lalu menyalakannya dengan korek api hingga api membesar.
Rendi kemudian merokok sambil tertawa bersama rekannya. Tak lama kemudian, korban terbangun, menjerit kesakitan, dan mengibas-ngibaskan kakinya akibat terkena api.
Tuai Kecaman Publik
Aksi tersebut memicu kemarahan warganet. Banyak pihak mengecam tindakan Rendi karena dinilai tidak manusiawi dan membahayakan keselamatan anak.
Pelaku Minta Maaf
Setelah videonya viral, Rendi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada Minggu, 28 Juni 2026. Ia mengaku menyesal, mengakui perbuatannya hanya karena iseng, serta meminta maaf kepada korban, masyarakat, dan perusahaan tempatnya bekerja.
Polisi Tunggu Laporan Korban
Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease belum menerima laporan dari korban. Polisi mengimbau korban atau pihak yang merasa dirugikan agar segera melapor sehingga penyidik dapat memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.**



















