Agam, Aksarabrita.com // Galodo menerjang Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dan meninggalkan duka mendalam bagi warga. Tim gabungan menemukan belasan jenazah di dalam masjid, sementara ratusan keluarga masih mencari orang hilang.
Akses jalan menuju lokasi galodo tertutup total akibat material longsor, sehingga tim penyelamat tidak bisa membawa seluruh jenazah ke rumah sakit. Petugas akhirnya mengerahkan helikopter dan langsung menerbangkan dua jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Padang untuk identifikasi dan pemulasaraan.
Deretan jenazah di area masjid menggambarkan besarnya dampak galodo Salareh Aia terhadap warga Agam dan Sumatera Barat. Tim melaporkan bahwa sekitar 300 warga masih hilang dan belum terjangkau proses pencarian.
Tim gabungan terus menyisir seluruh titik terdampak, membuka jalan dengan alat berat, mengirim logistik, serta mengerahkan tenaga kesehatan ke pos-pos darurat. Petugas dan relawan bekerja tanpa jeda untuk menemukan korban dan menguatkan keluarga yang menunggu.
“Ini duka yang sangat dalam bagi Sumatera Barat. Kami terus berjuang sampai semua korban ditemukan dan setiap keluarga mendapatkan kepastian,” ujar Wakil Gubernur saat meninjau lokasi galodo (28/11/25)
Di lapangan, keluarga korban terus mencari. Sebagian mulai mengenali anggota keluarga mereka, sebagian lainnya masih berharap, dan beberapa pasrah menerima kenyataan berat yang terjadi. Meski situasi penuh tangis, warga tetap menjaga semangat gotong royong dan bergerak bersama membantu proses evakuasi.
Tim di lokasi menegaskan komitmen untuk terus mengevakuasi, mengidentifikasi, dan memastikan seluruh korban galodo Salareh Aia mendapatkan penanganan yang layak. (Fh)









