Kerinci, Aksarabrita.com // Jagat media sosial kembali digemparkan oleh aksi seorang pendaki yang nekat berbaring santai di bibir kawah Gunung Api Kerinci, Jambi. Video tersebut langsung viral dan memicu kecaman publik karena dinilai sangat berisiko serta tak memberi contoh yang baik bagi pendaki lainnya.
Kasi PTN Wilayah I Kerinci Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), David, memastikan pihaknya tengah mengumpulkan informasi terkait video viral itu. TNKS ingin mengetahui detail waktu dan kondisi saat rekaman dibuat.
“Kami harus memastikan dulu kapan peristiwa itu terjadi,” ujar David, Minggu Kemarin (28/12/2025).
Menurutnya, Gunung Api Kerinci merupakan gunung berstatus aktif sehingga area bibir kawah menjadi zona berbahaya. Gas vulkanik serta struktur tanah yang tidak stabil dapat mengancam keselamatan siapa pun yang nekat mendekat.
David menegaskan, jika terbukti pendaki dan pemandu melakukan aktivitas berbahaya serta melanggar aturan, TNKS akan menjatuhkan sanksi berupa larangan mendaki Gunung Kerinci.
“Tindakan seperti itu tidak bisa ditoleransi. Pendaki wajib menjaga jarak aman,” tegasnya.
TNKS telah menetapkan batas aman pendakian dengan tidak memasuki radius 3 kilometer dari kawah sesuai standar keselamatan gunung berapi. Aturan ini dibuat untuk melindungi keselamatan pendaki sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.
Pihak TNKS berharap kejadian tersebut menjadi peringatan keras bagi pendaki lainnya agar lebih disiplin, patuh aturan, dan tidak melakukan aksi sensasional yang mengancam nyawa demi konten media sosial. (Tim)

















