Home / Pemerintah

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:05 WIB

Rp4,5 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Mulai Cair, Guru Non ASN Bahagia

Rp4,5 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Mulai Cair, Guru Non ASN Bahagia (Foto kemenag)

Rp4,5 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Mulai Cair, Guru Non ASN Bahagia (Foto kemenag)

Aksarabrita.com – Kementerian Agama mulai menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) tahun anggaran 2026. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp4,5 triliun untuk puluhan ribu lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menyatakan lembaga RA dan madrasah yang telah menuntaskan persyaratan administratif kini bisa mencairkan dana tersebut secara bertahap.

“Mulai hari ini lembaga RA dan madrasah yang telah menuntaskan persyaratan administratif sudah dapat menerima dana BOP dan BOS. Penyaluran berlangsung secara bertahap hingga seluruh lembaga penerima memperoleh haknya,” ujar Amien Suyitno di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Amien menegaskan pemerintah terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru madrasah. Selain melalui Tunjangan Profesi Guru (TPG), pemerintah juga mengizinkan lembaga pendidikan memanfaatkan dana BOS untuk membayar honor guru non ASN, khususnya guru yang belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Baca Juga :  Bolehkah Memakan Daging Kurban Sendiri? Ini Penjelasan Ulama Beserta Dalilnya

Pada tahap pertama tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan Rp4,5 triliun untuk lebih dari 83.000 lembaga pendidikan di seluruh Indonesia. Dana tersebut mencakup Rp4,1 triliun BOS Madrasah Swasta bagi sekitar 52.000 madrasah serta Rp428 miliar BOP untuk sekitar 31.000 lembaga RA.

Kementerian Agama menyalurkan dana BOS Madrasah dan BOP RA langsung ke rekening masing-masing lembaga. Mekanisme ini memungkinkan madrasah dan RA segera memanfaatkan dana untuk kebutuhan operasional, termasuk pembayaran honor guru.

Pemerintah juga menargetkan percepatan penyaluran dana agar lembaga pendidikan Islam dapat menjaga kelancaran kegiatan belajar mengajar menjelang Hari Raya Idulfitri.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan bank penyalur untuk mempercepat proses pencairan dana.

Baca Juga :  Pemerintah dan DPR RI Sepakat Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Resmi Ditunda

Menurut Nyayu, madrasah dan RA yang telah mengunggah dokumen persyaratan melalui sistem DMRKAM dapat langsung mencairkan dana di bank penyalur. Kementerian Agama juga memberi tambahan waktu bagi lembaga yang masih melengkapi data agar proses pencairan tetap berjalan.

“Insya Allah dana BOS semester pertama dapat cair sebelum Idulfitri sehingga madrasah dapat memanfaatkannya secara optimal,” kata Nyayu.

Nyayu menambahkan, madrasah dapat menggunakan maksimal 60 persen dari total dana BOS untuk membayar gaji guru. Madrasah kemudian mengalokasikan sisa dana untuk mendukung operasional serta meningkatkan kualitas pembelajaran. (***)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Monadi Pimpin Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX di Kerinci
Sambut Semester Genap 2026, Kemendikdasmen wajibkan sekolah gelar kegiatan 'Pagi Ceria' dan Upacara Bendera. Simak aturan lengkap dan rangkaian acaranya di sini!

Nasioanal

Cek Aturan Baru Kemendikdasmen di Hari Pertama Semester Genap
Kabar Baik Guru PPPK Paruh Waktu, Bisa Jadi Penuh Waktu 2027

Nasioanal

Kabar Baik Guru PPPK Paruh Waktu, Bisa Jadi Penuh Waktu 2027
Dok. MENPANRB Menteri PANRB Rini Widyantini menghadiri Konferensi Pers Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi secara daring di Jakarta

Nasioanal

WFH Resmi Berlaku! Mulai 1 April 2026 ASN Kerja dari Rumah
Wawako Azhar Kembali Tinjau Pembangunan Gedung Kopdes

Daerah

Wawako Azhar Kembali Tinjau Pembangunan Gedung Kopdes
Pemerintah Operasikan Kereta Khusus Petani dan Pedagang

Nasioanal

Pemerintah Operasikan Kereta Khusus Petani dan Pedagang
Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Sungai Penuh di Asrama Haji Jambi

Daerah

Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Sungai Penuh di Jambi
Pemkot Jambi Usulkan 330 Formasi CPNS 2026, Tanpa Tenaga Guru

Daerah

Jambi Usulkan 330 Formasi CPNS, Tanpa Tenaga Guru