Viral, Aksarabrita.com – Seorang kepala sekolah (kepsek) berinisial S (50) meninggal dunia di sebuah hotel di Trenggalek, Jawa Timur, usai menginap bersama seorang guru SD perempuan berinisial MSR (39) pada Senin (25/05/2026).
S dan MSR diketahui bertugas di sekolah yang sama di Tulungagung. Keduanya datang ke hotel di Trenggalek pada Selasa pagi dan menginap dalam satu kamar.
Beberapa jam kemudian, kondisi S mendadak menurun saat berada di kamar hotel. Menurut keterangan MSR kepada polisi, S mengalami sesak napas ketika berhubungan badan.
“Sekitar pukul 08.30 WIB, korban mengalami sesak napas saat berhubungan badan, lalu tiba-tiba seperti tertidur dan tidak bisa dibangunkan,” ujar Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino.
MSR sempat meminta bantuan kepada pihak hotel. Petugas mencoba memberikan pertolongan napas buatan, namun nyawa S tidak tertolong.
Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas juga mengamankan sejumlah barang, termasuk pakaian milik korban dan saksi, untuk kepentingan pemeriksaan.
Dugaan perselingkuhan mencuat karena S dan MSR diketahui bukan pasangan suami istri. Keduanya juga berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan telah berkeluarga.
Kasus tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Tulungagung, Muhammad Ardian Candra, mengatakan pihaknya menjatuhkan sanksi sementara kepada MSR.
“Untuk sementara ditempatkan di UPT sampai ada putusan sanksinya,” kata Ardian.
Pemkab Tulungagung juga melarang sementara MSR mengajar di sekolah guna mencegah gejolak di tengah masyarakat. **



















