SAROLANGUN, Aksarabrita.com – Semangat kompetisi, kreativitas, dan kebersamaan mewarnai pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SD dan SMP Tingkat Kabupaten Sarolangun Tahun 2026. Bupati Sarolangun H. Hurmin membuka langsung ajang tersebut di Lapangan Gunung Kembang, Kompleks Perkantoran Bupati Sarolangun, Kamis (4/6/2026).
Ratusan pelajar dari berbagai kecamatan hadir dengan membawa harapan dan impian untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bidang olahraga, seni, sastra, dan sepak bola. Mereka tidak hanya bersaing untuk meraih gelar juara, tetapi juga membawa nama sekolah dan daerah masing-masing.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Ariyanto, Sekretaris Daerah Sarolangun Ir. Muhamad Arief, unsur Forkopimda, kepala OPD, kepala sekolah, guru pendamping, serta para peserta lomba.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menegaskan bahwa O2SN, FLS3N, dan GSI memiliki peran penting dalam mengembangkan bakat sekaligus membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, sekolah perlu memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk mengasah kemampuan dan menyalurkan potensi yang mereka miliki.
“Ajang ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus melatih sportivitas, kreativitas, dan semangat berprestasi. Dari kegiatan seperti inilah kita berharap lahir talenta-talenta unggul yang mampu mengharumkan nama Sarolangun,” ujar Hurmin.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi ini sebagai sarana belajar dan berkembang. Ia juga mendorong para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengabaikan nilai kejujuran dan rasa hormat kepada sesama peserta.
Menurut Hurmin, sportivitas dan kreativitas menjadi dua nilai penting yang harus tumbuh dalam diri setiap peserta. Sportivitas akan membentuk mental yang kuat saat menghadapi kemenangan maupun kekalahan, sedangkan kreativitas akan mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, Hurmin juga meminta seluruh dewan juri dan panitia menjaga profesionalisme selama pelaksanaan lomba. Ia menekankan pentingnya objektivitas, transparansi, dan integritas dalam setiap proses penilaian.
“Kualitas sebuah kompetisi bergantung pada profesionalisme penyelenggara dan objektivitas penilaian. Karena itu, seluruh pihak harus menjaga kepercayaan peserta dengan menjalankan tugas secara jujur dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus mendorong pembinaan atlet, seniman, dan pelajar berbakat melalui berbagai kegiatan kompetitif. Langkah tersebut sejalan dengan upaya menyiapkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.
Bupati Hurmin kemudian memukul gong sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perlombaan. Setelah itu, para peserta mengikuti pelepasan balon dan defile kontingen dari seluruh kecamatan yang menambah semarak suasana pembukaan.
Selama beberapa hari ke depan, para pelajar terbaik Sarolangun akan bertanding dan berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga, seni, sastra, dan sepak bola. Dari ajang inilah Kabupaten Sarolangun berharap lahir atlet, seniman, dan talenta muda yang mampu mengukir prestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.








