Home / Nasioanal / Pemerintah

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:06 WIB

PIP Juni 2026 Cair, Begini Cara Cek Status Penerima

PIP Juni 2026 Cair, Begini Cara Cek Status Penerima

PIP Juni 2026 Cair, Begini Cara Cek Status Penerima

Jaksarta, aksarabrita.com – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) pada Juni 2026. Melalui program ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.


Memasuki tahap penyaluran Juni 2026, banyak siswa dan orang tua mulai mencari informasi terkait status penerimaan bantuan. Mereka dapat mengeceknya secara online melalui laman resmi PIP Kemendikdasmen.


Cara Cek Status Penerima PIP Juni 2026
Siswa maupun orang tua hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk melakukan pengecekan.


Berikut langkah-langkahnya:
Buka laman resmi SIPINTAR PIP Kemendikdasmen.
Pilih menu “Cari Penerima PIP”.
Masukkan nomor NISN siswa.
Masukkan nomor NIK sesuai data kependudukan.
Ketik kode keamanan (captcha) yang muncul.
Klik tombol “Cek Penerima PIP”.
Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika nama siswa masuk dalam daftar penerima, sistem akan menampilkan identitas siswa, status bantuan, serta informasi pencairan dana. Jika sistem tidak menemukan data, siswa belum masuk daftar penerima atau masih menunggu proses verifikasi.

Baca Juga :  Claude AI Error di Seluruh Dunia, Anthropic Lakukan Reset Kuota Darurat


Jadwal Penyaluran PIP 2026
Pemerintah menjadwalkan penyaluran dana PIP dalam tiga termin sepanjang tahun 2026, yaitu:
Termin 1
Februari hingga April 2026 untuk penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Termin 2
Mei hingga September 2026 untuk siswa yang masuk melalui usulan dinas pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya.
Termin 3
Oktober hingga Desember 2026 untuk siswa yang belum menerima bantuan pada termin sebelumnya.


Saat ini, pemerintah menjalankan penyaluran Termin 2. Karena itu, siswa yang memenuhi syarat masih memiliki kesempatan menerima bantuan hingga September 2026.


Besaran Dana PIP 2026
Pemerintah menyalurkan bantuan dengan nominal berbeda sesuai jenjang pendidikan, yaitu:
SD/SDLB/Paket A: Rp450.000 per tahun.
SMP/SMPLB/Paket B: Rp750.000 per tahun.
SMA/SMK/SMALB/Paket C: hingga Rp1.800.000 per tahun.
Untuk siswa baru dan siswa kelas akhir, pemerintah menyesuaikan besaran bantuan dengan masa belajar pada tahun anggaran berjalan.

Baca Juga :  Bupati Pati Sudewo Dilempari Sampah Saat Temui Massa


Pemerintah mengimbau siswa dan orang tua agar rutin memeriksa status penerimaan melalui laman resmi PIP. Langkah ini membantu mereka mengetahui perkembangan pencairan dana sekaligus memastikan data penerima sudah sesuai. **

Share :

Baca Juga

AN di Kuala Lumpur Oleh Humas Dipublikasikan pada 26 Oktober 2025 Kategori: Berita Dibaca: 331 Kali Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Nasioanal

Presiden Tegaskan Indonesia di KTT ke-47 ASEAN di Malaysia
MoU Kerinci–Kejari, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Daerah

MoU Kerinci–Kejari, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Hukum & Kriminal

Dua Rumah Ludes Dijarah, Ahmad Sahroni Tidak Terima dan Murka ke Massa
Bank Minta Agunan KUR? Menteri UMKM Siapkan Sanksi Tegas

Nasioanal

Bank Minta Agunan KUR? Menteri UMKM Siapkan Sanksi Tegas

Batang Hari

Usia 40 Tahun Bisa Daftar CPNS, Ini Daftar Formasi
Kasus Kayu Gelondongan Tapsel Resmi Naik Penyidikan

Nasioanal

Kasus Kayu Gelondongan Tapsel Resmi Naik Penyidikan

Daerah

Cek Nama Anda! Ini Ciri-Ciri Pemilik NIK KTP yang Berhak Menerima Bansos PKH Rp 600 Ribu Maret 2025

Daerah

Cek Rincian Gaji dan Tunjangan PPPK Paruh Waktu 2025