Home / Daerah / Pemerintah / Sungai Penuh

Senin, 8 Juni 2026 - 12:32 WIB

Alfin Hadiri Zoom Meeting Nasional, Nasib PPPK PW Jadi Sorotan

Alfin Hadiri Zoom Meeting Nasional, Nasib PPPK PW Jadi Sorotan

Alfin Hadiri Zoom Meeting Nasional, Nasib PPPK PW Jadi Sorotan

Sungai Penuh, aksarabrita.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI melalui Zoom Meeting dari Ruang Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Senin (8/6/2026).


Alfin hadir bersama Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Dalam rapat tersebut, Komisi II DPR RI membahas sejumlah isu penting terkait penataan aparatur sipil negara. Pembahasan meliputi PPPK paruh waktu, PPPK penuh waktu, tenaga honorer, serta aturan belanja pegawai daerah yang melebihi 30 persen dari APBD.


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Menteri Dalam Negeri, para gubernur, bupati, wali kota, serta perwakilan APKASI dan APEKSI juga mengikuti rapat tersebut.
Para peserta rapat fokus mencari solusi untuk penataan tenaga non-ASN di seluruh Indonesia. Mereka membahas skema PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu agar tenaga honorer memperoleh kepastian status kerja tanpa membebani keuangan daerah.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh laksanakan Audiensi Banggar Ke BKPD Provinsi Jambi


Wali Kota Alfin menyambut baik pembahasan yang berlangsung dalam rapat tersebut. Menurutnya, pemerintah pusat dan DPR RI menunjukkan perhatian serius terhadap masa depan tenaga honorer di daerah.
Alfin menilai langkah tersebut penting untuk menciptakan sistem kepegawaian yang lebih tertata dan memberikan kepastian bagi para tenaga honorer yang telah lama mengabdi.


“Kami mengapresiasi Komisi II DPR RI, Kementerian PAN-RB, dan Kementerian Dalam Negeri yang membuka ruang pembahasan terkait PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu. Kami berharap kebijakan yang lahir nantinya dapat memberikan kepastian hukum, meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer, serta tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,” kata Alfin.


Ia berharap pemerintah pusat segera merumuskan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan daerah. Menurutnya, daerah memerlukan tenaga kerja yang cukup agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
Alfin juga menegaskan bahwa penataan aparatur yang baik akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan kebijakan yang adil, realistis, dan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Buka Ujian Al-Azhar, 14 Santri Siap Berangkat ke Mesir


Melalui keikutsertaan dalam rapat nasional tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh menunjukkan komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus menyampaikan aspirasi daerah. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (tim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Murison Paparkan Keberhasilan Turunkan Angka Stunting di Forum Provinsi Jambi

Daerah

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Sungai Penuh Masa Persidangan III
Presiden Panggil Menteri Gelar Rapat Terbatas

Nasioanal

Presiden Panggil Menteri, Gelar Rapat Terbatas

Daerah

Evaluasi Kinerja TW IV, Tim Evaluator Kemendagri Kembali Apresiasi Kinerja Pj. Bupati Kerinci
Benarkah BPJS Kesehatan Wajibkan Skrining Kesehatan Online

Kesehatan & Olahraga

Benarkah BPJS Kesehatan Wajibkan Skrining Kesehatan Online
Jamaah Tanjab Barat Hadiri Tabligh Akbar 1 Muharram Bersama Aa Hilman

Daerah

Jamaah Tanjab Barat Hadiri Tabligh Akbar 1 Muharram Bersama Aa Hilman
Pemkot Sungai Penuh Luncurkan QR Barcode Kotak Amal

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Luncurkan QR Barcode Kotak Amal
Seniman Cilik Berkumpul Ikuti Home concert Ansambel

Daerah

Wako Alfin Apresiasi Semangat Seniman Cilik Sungai Penuh