BANGKO, Aksarabrita.com – Wakil Bupati Merangin A. Khafidh mengajak para orang tua Suku Anak Dalam (SAD) untuk mendukung pendidikan anak-anak mereka. Menurutnya, pendidikan menjadi jalan penting bagi generasi muda SAD untuk meraih masa depan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup.
Ajakan itu disampaikan A. Khafidh saat membuka kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi bersama Bank Jambi di Balai Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kamis (18/6/2026).
Di hadapan warga SAD, A. Khafidh meminta para orang tua memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak yang ingin bersekolah. Ia menilai setiap anak memiliki potensi besar untuk berkembang apabila memperoleh akses pendidikan yang memadai.
“Tolong nian, jangan dicegah-cegah lagi. Siapa yang mau sekolah, silakan sekolah. Saya yakin anak-anak ini pintar semua,” kata A. Khafidh.
A. Khafidh menegaskan, Pemerintah Kabupaten Merangin terus mendorong pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk komunitas SAD. Pemerintah daerah ingin membuka peluang yang lebih luas agar generasi muda SAD mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia berharap pendidikan dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul dari kalangan SAD. Bahkan, A. Khafidh optimistis suatu saat akan lahir pemimpin dari komunitas tersebut yang mampu mengambil peran penting di pemerintahan maupun sektor lainnya.
“Mudah-mudahan nanti generasi berikutnya bisa sama, ada yang bisa tegak di sini menjadi pemimpin,” ujarnya.
Selain mendorong pendidikan, Pemkab Merangin juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat SAD melalui program literasi dan inklusi keuangan. Dalam kegiatan itu, OJK dan Bank Jambi menyerahkan buku tabungan yang telah berisi saldo awal kepada warga sebagai langkah mengenalkan layanan keuangan formal.
Kepala OJK Provinsi Jambi, Yaniswara Rosya, menjelaskan bahwa literasi keuangan sangat penting untuk membantu masyarakat mengelola keuangan dengan baik sekaligus melindungi diri dari berbagai kejahatan finansial.
“Kami hadir untuk memberikan pengetahuan agar bapak dan ibu sekalian bisa menabung, sekaligus menjaga agar tidak terjerat bahaya judi online serta pinjaman online ilegal,” tegasnya.
Melalui dukungan pendidikan dan penguatan literasi keuangan, Pemkab Merangin berharap generasi SAD semakin maju, mandiri, dan mampu meraih kesempatan yang sama dalam berbagai bidang kehidupan. (***)



















