Home / Hukum & Kriminal

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Vonis 2 Tahun, Abdul Wahid Belum Diberhentikan

Vonis 2 Tahun, Abdul Wahid Belum Diberhentikan

Vonis 2 Tahun, Abdul Wahid Belum Diberhentikan

RIAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menegaskan bahwa Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid belum dapat diberhentikan secara tetap meski Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru menjatuhkan vonis dua tahun penjara. Pemberhentian tetap hanya dapat dilakukan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

KPU Riau Jelaskan Dasar Hukum

Komisioner KPU Riau Divisi Hukum, Nahrawi, menjelaskan bahwa mekanisme pemberhentian kepala daerah mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 83.

Menurut Nahrawi, pemerintah dapat memberhentikan sementara kepala daerah atau wakil kepala daerah yang berstatus terdakwa dalam perkara tindak pidana korupsi. Ketentuan itu berlaku sejak perkara didaftarkan dan mulai disidangkan di pengadilan.

Baca Juga :  TNI Bubarkan Aksi GAM, Amankan Pria Bersenjata

“Pemberhentian sementara dilakukan ketika kepala daerah atau wakil kepala daerah menjadi terdakwa,” ujar Nahrawi, Kamis (30/7/2026).

Pemberhentian Tetap Harus Menunggu Inkrah

Nahrawi menegaskan bahwa pemerintah baru dapat memberhentikan kepala daerah secara tetap setelah pengadilan mengeluarkan putusan yang berkekuatan hukum tetap dan menyatakan terdakwa terbukti bersalah.

“Pemberhentian tetap dilakukan apabila sudah ada putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap dan menyatakan yang bersangkutan terbukti bersalah,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Presiden memiliki kewenangan untuk memberhentikan gubernur maupun wakil gubernur. Proses tersebut tidak memerlukan usulan dari DPRD.

Abdul Wahid Tempuh Upaya Banding

Abdul Wahid telah mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Langkah hukum tersebut membuat putusan belum berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga :  Kapolres Kerinci Pimpin Apel Operasi Patuh 2025, Warga Diimbau Tertib Lalu Lintas 

Selama proses banding masih berlangsung, status hukum perkara belum inkrah. Karena itu, pemerintah belum dapat menerapkan mekanisme pemberhentian tetap terhadap Abdul Wahid.

Proses Hukum Masih Berjalan

Kasus ini masih memasuki tahapan banding sehingga seluruh proses hukum harus selesai terlebih dahulu. Pemerintah baru dapat mengambil keputusan pemberhentian tetap setelah pengadilan mengeluarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (**)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Ibu-ibu Jadi Target Bandar Narkoba untuk Jadi Kurir, BNN Ingatkan Waspada Saat Memilih Teman
Sandra Dewi Cabut Gugatan Keberatan Penyitaan Aset Kasus Timah Harvey Moeis

Hukum & Kriminal

Sandra Dewi Cabut Gugatan Penyitaan  Aset Kasus Timah Harvey

Daerah

BKN Tetapkan Jadwal Pengangkatan PPPK: Peserta Seleksi Tahap I dan II Resmi Jadi ASN pada 1 Maret 2026

Hukum & Kriminal

Lima Polisi Selamatkan Bilqis Dari Jambi, Dapat Penghargaan
TH Akhirnya Ditangkap, Dedi Mulyadi: Terima Kasih Polda Jabar

Hukum & Kriminal

TH Akhirnya Ditangkap, Dedi Mulyadi: Terima Kasih Polda Jabar

Daerah

Anak Tega Bunuh Ibu Kandung Sendiri di Kerinci
Fahruddin Anggota DPRD Kota Sungai Penuh

Daerah

Pengrusakan Bollard Anggota DPRD Sungai Penuh Jadi Tersangka

Hukum & Kriminal

Mabes Polri Umumkan Sanksi untuk 7 Anggota Brimob dalam Kasus Pelindasan Affan Kurniawan