MERANGIN, Aksarabrita.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin bersama Pola Pertahanan Allah Learning Centre (PPALC) menggelar Muharram Fest di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Jumat (3/7). Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Merangin dan PPALC menyalurkan santunan kepada 150 anak yatim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Merangin.
Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti jalannya acara. Ratusan anak yatim bersama orang tua atau wali memenuhi aula untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
Wakil Bupati Merangin A. Khafidh menghadiri Muharram Fest sekaligus mewakili Bupati Merangin M. Syukur yang sedang menjalankan tugas dinas di Jakarta. Dalam sambutannya, Khafidh mengajak seluruh peserta memperbanyak rasa syukur, terutama karena kegiatan berlangsung pada hari Jumat yang penuh berkah.
Khafidh mengutip firman Allah SWT, “La’in syakartum la’azidannakum wala’in kafartum inna adzabi lasyadid.” Menurutnya, Allah akan menambah nikmat bagi hamba yang selalu bersyukur, sedangkan orang yang mengingkari nikmat akan menerima azab yang pedih.
Selain mengajak masyarakat bersyukur, Khafidh juga memotivasi anak-anak yatim agar terus mengejar cita-cita. Ia menegaskan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui kerja keras, doa, dan kesungguhan.
“Jadilah orang yang berguna untuk orang lain. Khairunnas anfa’uhum linnas. Ingatlah hidup di dunia ini adalah sebuah perjalanan, dan tujuan akhir kita adalah kembali menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan bekal terbaik,” kata Khafidh.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Merangin Suherman yang juga menjadi Pembina PPALC Bangko menegaskan bahwa Muharram Fest menjadi bentuk kepedulian pemerintah bersama PPALC terhadap anak-anak yatim. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dukungan moral sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Panitia kemudian mengajak para peserta mengikuti kuis keagamaan berhadiah. Kegiatan itu menciptakan suasana hangat dan penuh keceriaan. Khafidh juga menyapa langsung para peserta serta memberikan apresiasi kepada seorang anak yatim dari lingkungan Masjid Baitunnajah yang memiliki kemampuan mengaji dengan baik.
Panitia selanjutnya menyerahkan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim. Momen tersebut kembali menghadirkan suasana haru di dalam aula.
Salah seorang wali anak yatim, Aminah (42), mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterima keluarganya. Ia mengatakan santunan tersebut akan membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk biaya sekolah anak saya yang baru masuk SMP. Terima kasih Pemkab dan PPALC,” ujar Aminah.
Panitia menutup rangkaian Muharram Fest dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Angga Johan Saputra. Tausiah tersebut mengajak seluruh peserta memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan terus berbagi kepada sesama, terutama anak-anak yatim. (***)


















