Home / Hukum & Kriminal

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:10 WIB

Rampok Toko Emas Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Dibekuk

Rampok Toko Emas Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Dibekuk

Rampok Toko Emas Pakai Senjata Api, Oknum Polisi Dibekuk

Viral, Aksarabrita.com  – Polda Aceh mengungkap dugaan motif di balik aksi perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas) di Toko Emas Amin Setia, Tapaktuan, Aceh Selatan. Polisi menduga pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena tekanan ekonomi.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan oknum anggota Polri berinisial MZ (28) telah mengakui perbuatannya saat menjalani pemeriksaan.

“Penanganan kasus ini telah diambil alih Polda Aceh. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya,” kata Joko, Minggu (19/7/2026).

Motif Diduga Karena Tekanan Ekonomi

Joko menjelaskan, penyidik menduga tekanan ekonomi menjadi alasan utama pelaku melakukan aksi perampokan tersebut. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami berbagai fakta untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

“Motifnya diduga karena tekanan ekonomi. Namun, penyidik akan terus mendalami kasus ini agar seluruh fakta dapat terungkap secara jelas,” ujarnya.

Baca Juga :  Menu Ramadhan Sehat untuk Keluarga agar Puasa Tetap Lancar

Polisi Ungkap Kasus Kurang dari 24 Jam

Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Peristiwa perampokan itu terjadi pada Sabtu (18/7/2026). Setelah melakukan penyelidikan, polisi segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Selain menangkap MZ, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Senjata Api Turut Diamankan

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita satu pucuk senjata api yang diduga digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

“Pelaku telah kami amankan bersama sejumlah barang bukti, salah satunya senjata api yang digunakan saat melakukan aksi,” jelas Joko.

Saat ini, penyidik masih memeriksa pelaku secara intensif untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri Munas VII APEKSI 2025 di Surabaya

“Penyidik terus mendalami kasus ini untuk memastikan ada atau tidaknya pihak lain yang terlibat,” tambahnya.

Polda Aceh Minta Maaf kepada Masyarakat

Polda Aceh juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlibatan oknum anggota Polri dalam kasus tersebut.

Joko menegaskan institusinya akan bertindak tegas dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku tanpa memberikan perlakuan khusus.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas peristiwa ini. Kami memastikan siapa pun yang melakukan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.

“Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh,” pungkasnya. (**)

Share :

Baca Juga

Tiga Pekerja Habisi Mandor Proyek di Gianyar

Hukum & Kriminal

Sering Dimarahi, Tiga Pekerja Bunuh Mandor

Hukum & Kriminal

Ibu-ibu Jadi Target Bandar Narkoba untuk Jadi Kurir, BNN Ingatkan Waspada Saat Memilih Teman
Polres Tanjabtim Bongkar Perdagangan Kulit Harimau Sumatera

Hukum & Kriminal

Jual Kulit Harimau Sumatera via Medsos, Pria di Tanjabtim Ditangkap

Daerah

BKPSDM Kota Sungai Penuh: Tiga ASN Dipecat

Hukum & Kriminal

Zaskia Adya Mecca Ungkap Kondisi Kala Usai Saksikan Faisal Dipukul, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Widi Prasetijono, Eks ajudan Jokowi

Hukum & Kriminal

Siapa Widi Prasetijono? Eks Ajudan Jokowi yang Diduga Terima Gratifikasi Rp21 Miliar

Hukum & Kriminal

Deklarasi Pelajar SMAN 3 Sungai Penuh: Stop Narkoba dan Judi Online

Daerah

Polres Pagar Alam Ringkus Tukang Jahit Pengedar Shabu