MUARO JAMBI – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, memimpin rapat persiapan pemberian gelar adat kepada Bupati Muaro Jambi yang dirangkaikan dengan event Jambi Elok Nian 2026, Selasa (8/9/2026).
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi. Sekretaris Daerah Muaro Jambi Budhi Hartono, para kepala OPD, perwakilan sekretaris dinas, serta jajaran pengurus Lembaga Adat Kabupaten Muaro Jambi turut mengikuti rapat tersebut.
Junaidi meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi agar rangkaian pemberian gelar adat dan Jambi Elok Nian 2026 berjalan lancar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai adat dan kearifan lokal dalam setiap rangkaian kegiatan.
“Kita perlu mematangkan koordinasi lintas sektor. Setiap OPD harus memahami tugasnya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan nilai adat yang kita junjung,” ujar Junaidi.
Junaidi bersama Lembaga Adat Kabupaten Muaro Jambi membahas kesiapan prosesi pemberian gelar adat. Pembahasan mencakup tata cara, tahapan acara, serta berbagai kebutuhan pendukung prosesi.
Lembaga Adat Muaro Jambi akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh tahapan mengikuti ketentuan adat dan tradisi yang berlaku.
Junaidi juga meminta setiap OPD mengambil peran sesuai tugas masing-masing. Sinergi antarinstansi menjadi kunci untuk menyiapkan kebutuhan teknis, pelayanan, keamanan, hingga kelancaran rangkaian acara.
Ia berharap koordinasi sejak tahap persiapan dapat mencegah kendala saat pelaksanaan dan memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat maupun tamu undangan.
Jambi Elok Nian 2026 juga menjadi momentum bagi Muaro Jambi untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah. Pemerintah daerah ingin memanfaatkan event tersebut sebagai ruang promosi sekaligus sarana pelestarian tradisi lokal.
Junaidi mendorong seluruh pihak menampilkan potensi budaya daerah secara menarik tanpa menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal.
“Jambi Elok Nian harus menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya daerah sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya kita,” katanya. (***)



















