Aksarabrita.com // Pemerintah Kabupaten Muara Enim memperkuat langkahnya menyiapkan generasi muda berdaya saing internasional. Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum. secara langsung melepas 79 peserta pelatihan kerja sebagai tahap awal menuju praktik kerja ke Jepang, termasuk 15 pemuda asli Muara Enim.
Dalam sambutannya, Bupati Edison menegaskan bahwa program praktik kerja ke Jepang mencerminkan kerja sama strategis Pemerintah Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan.
Bupati Edison menyampaikan apresiasi kepada International Manpower Development Organization Japan (IM Japan) dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia atas kepercayaan yang mereka berikan kepada Kabupaten Muara Enim sebagai pusat pelatihan calon tenaga kerja ke Jepang.
Direktur IM Japan, Mrs. Ozawa Yoriko, turut menghadiri kegiatan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program pelatihan dan penempatan tenaga kerja Indonesia di Jepang.
Sebanyak 79 peserta mengikuti program ini dan berasal dari Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, serta Lampung. Dari jumlah tersebut, 15 peserta berasal dari Kabupaten Muara Enim. Para peserta akan berangkat ke Jepang untuk mempelajari keterampilan kerja, teknologi industri, serta budaya kerja profesional secara langsung.
Bupati Edison menilai program praktik kerja ke Jepang sebagai peluang emas bagi generasi muda untuk membentuk karakter disiplin, etos kerja tinggi, serta sikap profesional. Ia berharap pengalaman internasional tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Muara Enim.
Menutup sambutannya, Bupati Edison memotivasi seluruh peserta agar menjaga sikap, etika, dan nama baik daerah selama mengikuti pelatihan dan praktik kerja di Jepang. Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendorong program pelatihan serupa agar semakin banyak generasi muda memasuki dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (***)



















