Home / Daerah / Tanjung Jabung Barat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Cegah Pencemaran Sungai, Pemkab Tanjab Barat Lepas 3.000 Bibit Ikan di Lubuk Larangan

Pemkab Tanjab Barat melepas 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Lubuk Bernai

Pemkab Tanjab Barat melepas 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Lubuk Bernai

TANJAB BARAT, Aksarabrita.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperkuat upaya menjaga kelestarian sungai dengan meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Jumat (21/8/2026). Pemkab Tanjab Barat juga melepas 3.000 bibit ikan untuk menjaga populasi ikan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. mengapresiasi Pemerintah Desa Lubuk Bernai, tokoh masyarakat, komunitas, dan lembaga yang menginisiasi Lubuk Larangan. Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjaga populasi ikan, tetapi juga mendorong masyarakat merawat kebersihan sungai.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik dan patut kita dukung bersama. Lubuk Larangan bukan hanya untuk menjaga ikan, tetapi juga menjaga kelestarian sungai agar tetap bersih, sehat, dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” ujar Anwar Sadat.

Anwar Sadat menyoroti pencemaran sejumlah sungai di Tanjab Barat akibat sampah rumah tangga dan pembuangan limbah sembarangan. Ia mengajak masyarakat menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai serta menghindari penangkapan ikan menggunakan racun, setrum listrik, dan bahan peledak.

“Sungai adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Kalau sungainya bersih, ikannya banyak, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Data Dinas Lingkungan Hidup Tanjab Barat mencatat volume sampah yang diangkut setiap hari mencapai sekitar 120 ton. Jumlah tersebut belum mencakup sampah yang masyarakat buang secara liar ke sungai dan lingkungan sekitar.

Baca Juga :  ATM dan Mobile Banking Lumpuh, Bank 9 Jambi Beri Klarifikasi

Lubuk Larangan membentang di aliran Sungai Asam yang melintasi Desa Tanjung Bojo, Desa Lubuk Lawas, dan Desa Lubuk Bernai. Pemkab Tanjab Barat mendorong kawasan tersebut menjadi area konservasi untuk memulihkan kualitas sungai dan meningkatkan populasi ikan air tawar.

Dalam peresmian tersebut, Pemkab Tanjab Barat melepas 1.000 ekor ikan nila dan 2.000 ekor ikan gurame. Pelepasan 3.000 bibit ikan itu menjadi langkah awal untuk mengembangkan populasi ikan secara alami di kawasan Lubuk Larangan.

Anwar Sadat menilai perkembangan populasi ikan dapat memberi manfaat ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Ia juga mengaitkan program tersebut dengan ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kalau sungainya terjaga dan ikannya berkembang, masyarakat tidak perlu bergantung dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan ikan. Ini bisa menjadi sumber pangan yang baik sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Selain menjaga sungai, Anwar Sadat mengingatkan masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan di sekitar Lubuk Bernai agar merawat infrastruktur daerah. Ia meminta semua pihak mengawasi tonase kendaraan yang melintas di jalan rigid beton dan jembatan agar infrastruktur tersebut tetap kuat dan berumur panjang.

Baca Juga :  Momentum Hijrah 1 Muharram, Wawako Azhar: Saatnya Bangun Kota Agamis dan Religius

Bupati juga meminta para orang tua memastikan anak-anak terus bersekolah. Ia menegaskan pemerintah menyediakan berbagai bantuan pendidikan agar tidak ada anak yang berhenti sekolah karena persoalan biaya.

“Minimal anak-anak kita harus menyelesaikan pendidikan hingga SMA atau Madrasah Aliyah agar memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Peresmian Lubuk Larangan sekaligus pelepasan 3.000 bibit ikan melibatkan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan sungai, melindungi habitat ikan, dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Pemkab Tanjab Barat berharap Lubuk Larangan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai dan mengelola sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, antara lain anggota DPRD Tanjab Barat, pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Tanjab Barat, Camat Batang Asam, para kepala desa, Kapolsek Tungkal Ulu, perwakilan Kodim 0419/Tanjab, Direktur Yayasan Setara Jambi beserta jajaran, perwakilan BAZNAS, perbankan, perusahaan swasta, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (***)

Share :

Baca Juga

Katamso SA, mengikuti zoom meeting bersama Kapolri

Tanjung Jabung Barat

Zoom Bersama Kapolri, Wabup Katamso Pastikan Wisata Tanjab Barat Aman Saat Libur Lebaran
Al Haris Ajak Kepala Daerah di Jambi Hadapi Tantangan Anggaran dengan Inovasi dan Kebersamaan

Daerah

Al Haris Puji Kemajuan Sarolangun, Ajak Daerah Lain Ikuti Langkah Positifnya

Game

Pemkab Kerinci Cepat Tanggap, Tim Satgas Tanggap Darurat Kerinci Langsung Turun Ke Lokasi

Daerah

Bupati Kerinci Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
Angka Stunting Merangin Turun ke 9,6 Persen, Target Nol Kasus pada 2026

Daerah

Stunting Merangin Turun ke 9,6 Persen, Target Nol Kasus 2026

Batang Hari

Anggota DPR RI Apresiasi Kinerja Polri Berantas Premanisme dan Narkotika

Daerah

Bupati Kerinci Monadi Serahkan Proposal Infrastruktur kepada Menko Agus Harimurti Yudhoyono

Game

Wako Alfin Sampaikan Pengantar Perubahan RAPBD 2025