Home / Nasioanal / Religi

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:50 WIB

Indonesia Peringkat Ketiga Risiko Banjir Tertinggi se-Asia Tenggara

Indonesia Peringkat Ketiga Risiko Banjir Tertinggi se-Asia Tenggara. (Foto tangkapan layar iq uzmacare)

Indonesia Peringkat Ketiga Risiko Banjir Tertinggi se-Asia Tenggara. (Foto tangkapan layar iq uzmacare)

Nasional, Aksarabrita.com // Indonesia menempati posisi ketiga negara dengan risiko banjir tertinggi di Asia Tenggara menurut World Risk Index 2025, setelah Myanmar dan Filipina. Tingginya indeks ini sejalan dengan data BNPB yang mencatat banjir sebagai bencana paling dominan sepanjang 2025.

Laporan World Risk Index 2025 dari Institute for International Law of Peace and Armed Conflict (IFHV) Ruhr-University Bochum menempatkan Indonesia pada skor 47,82. Skor tersebut menunjukkan tingkat paparan banjir yang sangat besar serta kerentanan sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang masih tinggi.

BNPB merilis data hingga 7 Desember 2025 bahwa banjir mendominasi bencana nasional dengan 1.511 kejadian dari total 3.012 bencana di seluruh Indonesia. Separuh bencana yang muncul sepanjang tahun berasal dari banjir. Situasi ini terlihat jelas ketika banjir besar melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir November 2025, yang menewaskan 940 orang, membuat 276 orang hilang, serta melukai sekitar 5.000 lainnya.

Baca Juga :  AS Tetapkan Cartel de los Soles sebagai Organisasi Teroris dan Serang Venezuela

Dalam pemeringkatan Asia Tenggara, Myanmar memimpin daftar negara paling berisiko banjir dengan skor 63,37, disusul Filipina dengan 50,05. Indonesia berada di peringkat ketiga, kemudian Vietnam di posisi keempat dengan indeks 46,17, Thailand di posisi kelima dengan 43,32, Kamboja dengan 35,4, dan Malaysia dengan indeks 31,66.

Penilaian World Risk Index 2025 menekankan dua aspek besar: indeks paparan banjir yang mengukur seberapa besar populasi menghadapi ancaman banjir dari sungai dan pesisir, serta indeks kerentanan yang mencakup kondisi sosial, kapasitas respons jangka pendek, dan kemampuan adaptasi masyarakat terhadap ancaman banjir di masa mendatang. Kombinasi kedua faktor tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan risiko banjir tertinggi di kawasan. (Fh)

Baca Juga :  Kapolres Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian 24 Personel Polres Kerinci

Sumber:

https://weltrisikobericht.de/worldriskreport/

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Mulai Hari Ini, Angkutan Batubara Dihentikan demi Kelancaran Pemberangkatan Haji

Game

Suasana Kondusif, DPRD Sungai Penuh Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa

Batang Hari

Polda Jambi Gelar Sholat Ghaib untuk Ojol Almarhum Affan Kurniawan  
Bansos PKH dan BPNT 2026 Kapan Cair

Nasioanal

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026, Simak Jadwal

Daerah

Jajaran DPC Partai Demokrat Sungai Penuh Hantar Surat Permohonan Perlindungan Hukum ke PN Sungai Penuh

Hukum & Kriminal

Dahlan Iskan Resmi Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Daerah

Karya Terbaik NasionaAsal Jambi, Hj. Karya Terbaik Asal Jambi, Hj. Hesti Haris Dorong Pengrajin Terus Berinovasi

Hukum & Kriminal

Dididik Brimob, Polsus Cagar Budaya Siap Kawal Situs Sejarah