Kemnaker dan Kemenkop Sinergi Bangun 80 Ribu Koperasi Desa, Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

Foto Dok. Kemnaker 
Kemnaker dan Kemenkop Sinergi Bangun 80 Ribu Koperasi Desa

Foto Dok. Kemnaker Kemnaker dan Kemenkop Sinergi Bangun 80 Ribu Koperasi Desa

BERITA JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) resmi menjalin kerja sama strategis untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini menargetkan pendirian 80 ribu koperasi desa yang diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari 2 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyebut program ini sebagai solusi nyata dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa. Hal tersebut disampaikan usai penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, di Jakarta, Selasa kemarin (1/7/2025).

“Program Presiden ini tidak hanya memberdayakan ekonomi desa, tetapi juga menjadi jawaban atas tantangan penciptaan lapangan kerja,” tegas Yassierli.

Baca Juga :  Panglima TNI Lepas Satgas Konga UNIFIL 2026 ke Lebanon

Kemnaker akan mendukung implementasi program ini melalui berbagai instrumen pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Tiga poin utama dalam kerja sama ini mencakup:

  1. Optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia.
  2. Penguatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja.
  3. Pemberdayaan BLK Komunitas (BLKK) sebagai motor penggerak koperasi masyarakat.

. “Kami siap berperan aktif dalam pengembangan koperasi desa. SDM yang kompeten adalah kunci keberhasilan,” ujar Yassierli.

Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa koperasi harus menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya ekonomi rakyat berbasis komunitas.

“Koperasi yang kuat harus didukung oleh SDM unggul dan kelembagaan yang kokoh,” jelas Budi Arie.

Kerja sama ini juga mencakup pertukaran data, peningkatan kapasitas SDM koperasi, serta fasilitasi pembentukan berbagai jenis koperasi, seperti:

  • Koperasi pekerja dan buruh
  • Koperasi pengemudi dan kurir berbasis aplikasi
  • Koperasi sektor informal dan pedesaan.   
Baca Juga :  PJ. Asraf Safari Ramadhan Jadwal Terakhir di Masjid Nurul Iman

“Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem koperasi yang inklusif dan tangguh, serta menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” pungkas Budi Arie.

Share :

Baca Juga

Bupati Hadiri Wisuda Sarjana ke-3 Universitas Muhammadiyah

Daerah

Bupati Hadiri Wisuda Sarjana ke-3 Universitas Muhammadiyah
TP-PKK Kota Sungai Penuh Gelar Bazar dan Pasar Murah, Catat Jadwalnya!

Daerah

TP-PKK Kota Sungai Penuh Gelar Bazar dan Pasar Murah, Catat Jadwalnya!
Menteri Pertahanan Sjafrie dan Surya Paloh

Nasioanal

Menteri Pertahanan, Sjafrie dan Surya Paloh Bahas Keamanan dan Keberhasilan Pemerintah

Batang Hari

Cek Penerima PIP Bantuan Sekolah 2025: Cek  Syarat Lengkapnya
Jenis Kuku Berubah Warna

Nasioanal

Kuku Berubah Bentuk? Ketahui 9 Indikasi Penyakit Berbahaya
PPPK Usia 55 Tahun? Hak Pensiun Tetap Aman Sampai Batas Usia Resmi

Daerah

PPPK Paruh Waktu Diangkat di 55 Tahun Bisa Dapat Pensiunan?

Daerah

Kapolda Jambi Umumkan Mutasi Jabatan, Polres Kerinci Dapat Penyegaran Kepemimpinan
Prabowo Gandeng Pengusaha, Fokus Pangan dan Energi Nasional

Nasioanal

Prabowo Gandeng Pengusaha, Fokus Pangan dan Energi Nasional