Home / Pemerintah

Jumat, 18 September 2026 - 14:01 WIB

KPU Evaluasi Penghitungan Suara untuk Pemilu 2029

Ketua KPU Mochammad, Afifuddin menghadiri Forum Diskusi Strategis Penyusunan Konsep Tata Kelola Teknis Pemilu 2029

Ketua KPU Mochammad, Afifuddin menghadiri Forum Diskusi Strategis Penyusunan Konsep Tata Kelola Teknis Pemilu 2029

Aksarabrita.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengevaluasi proses penghitungan dan rekapitulasi suara sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Evaluasi tersebut bertujuan mendorong penyelenggaraan pemilu yang semakin efektif, efisien, transparan, inklusif, dan akuntabel.

Ketua KPU Mochammad Afifuddin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Forum Diskusi Strategis Penyusunan Konsep Tata Kelola Teknis Pemilu yang Efektif, Transparan, Inklusif, dan Akuntabel di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/9/2026).

Afifuddin hadir bersama Anggota KPU Idham Holik dan Sekretaris Jenderal KPU Suryadi. Dalam forum tersebut, KPU membahas berbagai tahapan dan proses kepemiluan yang perlu mendapat evaluasi, termasuk mekanisme penghitungan serta rekapitulasi suara.

Afifuddin mengatakan KPU terus mendorong penyelenggaraan pemilu dengan sistem yang lebih sederhana dan efektif. KPU juga ingin meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusivitas dalam setiap tahapan pemilu.

Baca Juga :  Guru PPPK Bisa Jadi Kepala Sekolah, Ini Syaratnya

Menurut Afifuddin, evaluasi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan KPU menghadapi Pemilu 2029. KPU ingin memastikan setiap proses kepemiluan berjalan secara efektif sekaligus memberikan kemudahan dan kepastian bagi seluruh pihak.

Forum diskusi itu juga membahas berbagai gagasan untuk memperbaiki tata kelola teknis pemilu. KPU berharap forum tersebut menghasilkan konsep, policy paper, dan rekomendasi konkret untuk mendukung pengembangan tata kelola pemilu ke depan.

Dengan evaluasi tersebut, KPU menargetkan perbaikan proses penghitungan dan rekapitulasi suara serta berbagai tahapan lainnya agar penyelenggaraan Pemilu 2029 semakin efektif, efisien, transparan, inklusif, dan akuntabel. (***)

Share :

Baca Juga

Aturan Baru Masa Kerja PPPK: Kini Berlaku Hingga Usia Pensiun

Pemerintah

Aturan Baru Masa Kerja PPPK: Kini Berlaku Hingga Usia Pensiun
Rp4,5 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Mulai Cair, Guru Non ASN Bahagia

Pemerintah

Rp4,5 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Mulai Cair, Guru Non ASN Bahagia
Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah di Inggris

Nasioanal

Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah di Inggris
Dok.Dinkes Kota Sungai Penuh

Pemerintah

HUT Kota ke-17, Warga Sungai Penuh Bisa Cek Kesehatan Gratis
Sertijab Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus

Pemerintah

Irjen Pol. Agus Suryonugroho Pamit dari Korlantas, Titip Program Transformasi Digital
Wamenag Minta Publik Tak Gegabah Kaitkan Insiden MAN 3 Padang dengan Radikalisme

Pemerintah

Wamenag Minta Publik Tak Gegabah Insiden MAN 3 Padang
Kemenham Buka Seleksi PPPK 2026 Sediakan 500 Formasi

Nasioanal

Kemenham Buka Seleksi PPPK 2026 Sediakan 500 Formasi

Batang Hari

Dari BIN ke Bea Cukai: Letjen Purn Djaka Budhi Resmi Jabat Dirjen Baru