Home / Hukum & Kriminal / Viral & Artis

Minggu, 23 November 2025 - 19:57 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Guru PPPK SMPN 46, Ini Motifnya!

Polisi Tangkap Pembunuh Guru PPPK SMPN 46 OKU, Terkuak Motif Brutal Tersangka

Polisi Tangkap Pembunuh Guru PPPK SMPN 46 OKU, Terkuak Motif Brutal Tersangka

Ogan Komering Ulu, Aksarabrita.com // Polisi menangkap Riko Irawan (29), pelaku pembunuhan guru PPPK SMPN 46 OKU, Syidatul Fitriyah (27). Pelaku kabur setelah menghabisi nyawa korban di kamar kos Desa Suka Pindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, OKU.

Tim Satreskrim Polres OKU bersama Polda Sumsel menciduk Riko di Desa Munggu, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 01.30 WIB. Polisi bergerak cepat setelah mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres OKU, AKBP Darmasoni, menjelaskan bahwa pelaku sebelumnya bekerja sebagai penjaga kos korban. Riko masuk ke kamar kosong di bedeng kontrakan dan bersembunyi hingga Syidatul pulang pada Selasa malam (18/11/2025).

Baca Juga :  Cara Daftar Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Online 2025

Pelaku mendorong korban ke kasur, mengikat tangan dan kaki korban dengan kain, kemudian membekap mulut korban menggunakan jilbab. Korban melawan, namun pelaku terus menekan tubuh dan wajah korban hingga tidak bernyawa.

Setelah memastikan korban tewas, Riko mengambil barang berharga korban dan melarikan diri keluar melalui pintu belakang.

Polisi mengungkap bahwa pelaku mengaku masuk ke kamar kos karena ingin menenangkan diri setelah bertengkar dengan istrinya. Meski demikian, penyidik masih menelusuri motif lain yang kemungkinan lebih berat.

“Tim masih mengembangkan penyelidikan dan memeriksa barang bukti tambahan,” tegas AKBP Darmasoni.

Saat ini, pelaku menghadapi ancaman hukuman seumur hidup atau mati setelah penyidik menjeratnya dengan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 tentang pembunuhan, Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, serta Pasal 365 ayat 3 tentang pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Hadiri HUT ke-76 Kabupaten Merangin

Keluarga korban meminta proses hukum berjalan transparan dan pelaku menerima hukuman maksimal. (Fh)

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Presiden Tinjau Barang Rampasan Negara di Bangka Belitung
Diduga Terlibat Asusila, Mantan Bupati Dharmasraya Dikejar Warga

Daerah

Diduga Terlibat Asusila, Mantan Bupati Dharmasraya Dikejar Warga

Batang Hari

Gus Miftah Hadiahi Umrah dan Ganti Rugi Guru Madin yang Tampar Siswa

Daerah

Tujuh Tersangka Korupsi Proyek PJU Kerinci Ditetapkan Kejari Sungai Penuh

Hukum & Kriminal

Tragis, Bocah 10 Tahun di Kolaka Timur Tewas Saat Mengaji
Hasil Indonesia vs Irak: Timnas Tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kesehatan & Olahraga

Hasil Indonesia vs Irak: Timnas Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Daerah

Dugaan Korupsi Dana Desa, Rumah Kades Muara Hemat Digeledah

Hukum & Kriminal

Satu dari Lima Izin Tambang di Raja Ampat Tak Dicabut, Ini Penjelasan Pemerintah