Home / Nasioanal

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:45 WIB

Prabowo: Diplomasi RI Berbasis Hasil Nyata, Dari BRICS hingga Gaza

Presiden bertemu dengan mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, akademisi hubungan internasional, serta pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Foto setkab RI

Presiden bertemu dengan mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, akademisi hubungan internasional, serta pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Foto setkab RI

Aksarabrita.com // Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa diplomasi luar negeri Indonesia harus menghasilkan manfaat nyata bagi kepentingan nasional. Presiden menyampaikan penegasan tersebut saat bertemu dengan mantan Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, akademisi hubungan internasional, serta pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan arah dan capaian diplomasi Indonesia sekaligus mendengarkan pandangan serta menjawab pertanyaan dari para tokoh yang hadir. Presiden menilai diplomasi yang efektif harus menghadirkan hasil konkret dan tidak berhenti pada pernyataan politik atau kehadiran dalam forum internasional.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia berhasil mencatat sejumlah pencapaian strategis selama satu tahun terakhir. Indonesia resmi bergabung dengan BRICS, kelompok negara dengan kekuatan ekonomi besar seperti Brasil, Rusia, Tiongkok, dan India. Presiden menilai keanggotaan tersebut memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi dan geopolitik global.

Baca Juga :  Kabar Gembira! Mulai 2026, Dilarang Intimidasi Guru di Sekolah

Selain itu, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia berhasil memperoleh penetapan tarif dagang nol persen untuk produk ekspor ke 27 negara Uni Eropa. Kebijakan tersebut membuka peluang lebih luas bagi produk nasional untuk bersaing dan memperluas pasar di kawasan Eropa.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan kesepakatan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Melalui kesepakatan ini, Indonesia akan mengelola fasilitas khusus bagi jemaah haji Indonesia. Presiden menilai langkah tersebut meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan, serta perlindungan bagi jemaah.

Di bidang perdamaian internasional, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia ikut menandatangani perjanjian perdamaian Palestina yang diprakarsai Amerika Serikat. Presiden menyebut bahwa perjanjian tersebut mendorong penurunan intensitas konflik dan jumlah korban di wilayah Palestina secara signifikan.

Dalam forum yang sama, Presiden Prabowo menjelaskan posisi Indonesia dalam Board of Peace. Presiden menegaskan bahwa Indonesia bergabung sebagai anggota tidak tetap dan memiliki hak penuh untuk mengakhiri keanggotaan kapan pun sesuai kepentingan nasional.

Baca Juga :  Kadis Damhar: Cek Kesehatan Pelajar Wujud Nyata Komitmen Hidup Sehat

Presiden Prabowo juga meluruskan informasi mengenai dana sebesar USD 1 miliar yang sering dikaitkan dengan Board of Peace. Presiden menegaskan bahwa dana tersebut bertujuan mendukung rekonstruksi Gaza dan tidak bersifat wajib. Hingga saat ini, Indonesia belum mengalokasikan dana tersebut.

Saat ini, Indonesia bergabung bersama tujuh negara dengan mayoritas penduduk Muslim, yaitu Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Pakistan. Presiden menjelaskan bahwa negara anggota memiliki pilihan untuk membayar dan menjadi anggota tetap atau tidak membayar dengan masa keanggotaan selama tiga tahun.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace mencerminkan komitmen nyata Indonesia dalam mengurangi konflik di Palestina. Presiden menilai langkah tersebut jauh lebih berdampak dibandingkan sekadar mengikuti konferensi, rapat, atau diskusi tanpa aksi langsung di lapangan. (Run)

Share :

Baca Juga

AN di Kuala Lumpur Oleh Humas Dipublikasikan pada 26 Oktober 2025 Kategori: Berita Dibaca: 331 Kali Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Nasioanal

Presiden Tegaskan Indonesia di KTT ke-47 ASEAN di Malaysia
Berapa Hadiah Juara Piala Dunia 2026? Ini Nominal Resminya

Nasioanal

Berapa Hadiah Juara Piala Dunia 2026? Ini Nominal Resminya

Batang Hari

Harapan Pupus, Pencarian Wira di Hutan RKE Resmi Dihentikan Setelah 10 Hari

Batang Hari

Presiden Prabowo Instruksikan Bansos Tepat Sasaran, Kemensos Gandeng PPATK dan Himbara
Epy Kusnandar

Nasioanal

Aktor Senior Preman Pensiun Dikabarkan Meninggal Dunia
Kapan Gaji PPPK Paruh Waktu Cair? Begini Prosesnya

Nasioanal

UMP 2026 Naik! Ini Besaran Gaji di 36 Provinsi, Cek Wilayah Kamu

Nasioanal

Menteri PANRB Dorong Digitalisasi Bansos dan UMKM

Nasioanal

Yenny Wahid Kritik Tunjangan DPR Rp50 Juta: Rakyat Sulit, Jangan Hamburkan Uang