Home / Pemerintah

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:57 WIB

Tahun Ajaran 2026/2027, Kemenag Terapkan Edukasi Pencegahan Budaya LGBTQ di Sekolah

Kemenag Terapkan Edukasi Pencegahan Budaya LGBTQ di Sekolah

Kemenag Terapkan Edukasi Pencegahan Budaya LGBTQ di Sekolah

Aksarabrita.com – Kementerian Agama (Kemenag) mulai menerapkan edukasi pencegahan penyebaran budaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) pada tahun ajaran 2026/2027. Kemenag menyisipkan materi tersebut ke dalam kurikulum sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengatakan Kemenag menargetkan penerapan materi itu mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027 melalui mekanisme insersi kurikulum.

“Kami ingin langkah ini sudah dapat mulai berjalan pada tahun ajaran ini melalui insersi materi mengenai bahaya budaya LGBTQ ke dalam kurikulum yang sudah ada,” ujar Romo Muhammad Syafi’i di Kantor Badan Komunikasi RI, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga :  Bansos PKH 2026 Cair Lagi! Ini Jadwal, Cara Cek Penerima

Kemenag mengarahkan materi edukasi tersebut kepada peserta didik mulai kelas IV sekolah dasar hingga jenjang SMP dan SMA. Kemenag ingin membekali siswa dengan pemahaman agar tidak terlibat dalam gerakan budaya LGBTQ sekaligus mampu menghindarinya.

Romo Muhammad Syafi’i menjelaskan Kemenag tidak mengulas praktik penyebaran di lapangan secara rinci. Kemenag memusatkan pembelajaran pada penguatan pemahaman, pembentukan sikap, dan nilai-nilai yang dapat menjadi benteng bagi peserta didik.

Kemenag juga menjelaskan berbagai bentuk penyebaran budaya LGBTQ yang menurut pemerintah muncul di lingkungan masyarakat maupun tingkat internasional. Melalui materi tersebut, Kemenag mendorong peserta didik mengenali berbagai bentuk penyebaran, memahami risikonya, dan mengambil sikap sesuai nilai-nilai yang diajarkan.

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri Pelantikan Pengurus PPNI Kota Sungai Penuh

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menjalankan kebijakan tersebut.

Menurut Pratikno, Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 memasukkan persoalan tersebut sebagai salah satu bentuk ancaman nonmiliter. Karena itu, pemerintah mengoordinasikan Kementerian Agama, Kementerian Komunikasi, Kementerian Sosial, serta kementerian dan lembaga yang mengelola satuan pendidikan agar pelaksanaan kebijakan berlangsung secara terpadu.

Pratikno menegaskan pemerintah akan terus mengawal sinergi lintas kementerian dan lembaga agar penerapan edukasi pencegahan budaya LGBTQ di sekolah berjalan sesuai rencana pada tahun ajaran 2026/2027. (***)

Share :

Baca Juga

TP-PKK Kota Sungai Penuh Perkuat Persiapan Lomba PKK Provinsi

Daerah

TP-PKK Kota Sungai Penuh Perkuat Persiapan Lomba PKK Provinsi
Wabup Junaidi Dorong Lahirnya Atlet Karate Berprestasi

Daerah

Wabup Junaidi Dorong Lahirnya Atlet Karate Berprestasi
Sekda Alpian Hadiri Jambi Elok Nian Bungo

Daerah

Sekda Alpian Hadiri Jambi Elok Nian Bungo
Menpora Erick Apresiasi Bhinneka Run, Penyandang Disabilitas Ikut Berlari

Kesehatan & Olahraga

Menpora Erick Apresiasi Bhinneka Run Penyandang Disabilitas Ikut Berlari
Bupati Anwar Sadat Paparkan Penanganan Karhutla Tanjab Barat

Daerah

Bupati Anwar Sadat Paparkan Penanganan Karhutla Tanjab Barat
Gubernur Abdul Wahid

Hukum & Kriminal

OTT KPK Gubernur Abdul Wahid, dan 10 Orang Diamankan
Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakor Karhutla

Daerah

Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakor Karhutla
PPPK Tendik Sekolah Rakyat Rekrut Desember 2025

Nasioanal

Desember 2025: Ribuan Formasi PPPK Sekolah Rakyat Dibuka