Home / Nasioanal

Sabtu, 18 April 2026 - 03:56 WIB

Titik Lokasi Jatuh Helikopter Airbus H130 Ditemukan TNI

Titik Lokasi Jatuh Helikopter Airbus H130 Ditemukan TNI

Titik Lokasi Jatuh Helikopter Airbus H130 Ditemukan TNI

Nasional – TNI melalui Tentara Nasional Indonesia mengerahkan ratusan personel untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi korban helikopter Airbus H130 nomor registrasi PK-CFX yang jatuh di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (17/4/2026).

Operasi ini melibatkan jajaran Kodam XII/Tanjungpura bersama tim SAR gabungan yang bergerak cepat di lokasi kejadian.

TNI mengerahkan kekuatan dari berbagai satuan, antara lain Poskotis Korem 121/Alambhana Wanawai, Yonif TP 833/BD, Yonif 642/Kps, serta Kodim 1204/Sanggau.

Seluruh personel bekerja secara terpadu menghadapi medan hutan dan perbukitan yang sulit dijangkau kendaraan.

Selain itu, dukungan udara dari TNI Angkatan Udara juga diterjunkan dengan satu unit helikopter Super Puma untuk mempercepat mobilitas tim dan proses evakuasi.

Baca Juga :  Akses Pendidikan untuk Semua, Kerinci Buka Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 

Asops Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Ahmad Daud Harahap menyampaikan bahwa TNI menjalankan perintah Pangdam untuk mendukung penuh misi kemanusiaan ini.

Tim dari Yonif TP 833/BD yang dipimpin Mayor Inf Ikhwan berhasil menemukan titik jatuh helikopter di wilayah perbukitan.

Lokasi tersebut berada di Bukit Puntak, Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Proses evakuasi dimulai pada Jumat dini hari, pukul 00.04 WIB. Tim mengevakuasi korban dari lokasi jatuh menuju posko SAR gabungan di Gereja Katolik Santo Yohanes, Dusun Gandis.

Sebanyak 8 jenazah yang terdiri dari 2 kru dan 6 penumpang berhasil dievakuasi menggunakan kantong jenazah dari Basarnas.

Tim membawa korban secara manual dengan dipikul melewati hutan dan perbukitan. Kondisi medan yang ekstrem membuat proses ini memakan waktu cukup lama.

Baca Juga :  Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026, Simak Jadwal

Pada pukul 06.30 WIB, seluruh jenazah, barang pribadi korban, serta black box berhasil tiba di posko.

Selanjutnya, tim mengevakuasi korban menggunakan 8 unit ambulans menuju RS Bhayangkara Pontianak untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab jatuhnya helikopter masih dalam tahap investigasi. Tim akan melakukan analisis terhadap black box untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan tim SAR dalam menjalankan misi kemanusiaan di medan yang sulit. Proses yang berlangsung selama lebih dari enam jam ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi seluruh tim di lapangan.**

Share :

Baca Juga

Nasioanal

Kemenag Rilis Modul Pendidikan Reproduksi Remaja Islam
lustrasi kartu BPJS Kesehatan di tangan pasien Alt text: Kartu BPJS Kesehatan dan layanan medis

Kesehatan & Olahraga

Daftar Penyakit Tidak Ditanggung BPJS, Peserta Wajib Tahu

Batang Hari

Fadli Zon Bantah Pemerkosaan Massal 1998, Dikecam Aktivis dan Korban
Presiden Prabowo Serahkan Rafale hingga Rudal Canggih

Nasioanal

Perkuat TNI, Presiden Prabowo Serahkan Rafale dan Rudal Canggih

Hukum & Kriminal

Bupati Pati Sudewo Dilempari Sampah Saat Temui Massa

Daerah

Status Dosen ASN PPPK Jadi Polemik
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini

Nasioanal

Pensiun PNS Dihapus? MenPANRB Siapkan Skema Baru
Sofyan Franyata Hariyanto (SF Hariyanto)

Nasioanal

Mengenal SF Hariyanto, Pengganti Gubernur Abdul Wahid