TANJAB BARAT – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, mendorong Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mengoptimalkan potensi daerah.
Afriansyah menyampaikan dorongan tersebut saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat. Ia juga menyampaikan orasi kebangsaan dan ketenagakerjaan dalam agenda tersebut.
Menurut Afriansyah, Tanjab Barat memiliki potensi besar pada sektor perkebunan, perikanan, kelautan, dan industri. Pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas SDM agar masyarakat mampu mengelola potensi tersebut dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Pengalaman pembangunan mengajarkan kepada kita bahwa sumber daya dapat membuka peluang, tetapi manusialah yang menentukan apakah peluang tersebut benar-benar berubah menjadi kemajuan,” tegas Afriansyah Noor.
Afriansyah menilai pekerja memegang peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Investasi dan produk daerah juga membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan mampu mengikuti perkembangan dunia kerja.
Karena itu, ia mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat memperkuat kerja sama untuk menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas.
Tiga Agenda Utama Ketenagakerjaan
Afriansyah menyampaikan tiga agenda utama untuk meningkatkan daya saing Tanjab Barat.
Pertama, menyiapkan SDM yang adaptif dan kompeten. Pemerintah perlu membekali generasi muda dengan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Keterampilan tersebut akan membantu generasi muda mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Kedua, mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Pemerintah perlu menyelaraskan pembangunan ekonomi dengan kebijakan ketenagakerjaan. Langkah tersebut dapat membuka lapangan kerja yang produktif, layak, dan berkeadilan.
Ketiga, memperluas perlindungan sosial bagi pekerja. Pemerintah dan perusahaan perlu memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja. Program tersebut juga perlu menjangkau pekerja informal dan kelompok rentan.
Afriansyah turut mengapresiasi penghargaan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan TJLSP (Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial Perusahaan) Awards dalam rangkaian Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat.
Ia mendorong pemerintah dan perusahaan memperluas perlindungan jaminan sosial kepada petani, nelayan, pedagang, pekerja harian, serta pekerja informal lainnya.
Perkuat Kolaborasi
Menutup orasinya, Afriansyah mengajak pemerintah, DPRD, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat membangun ekosistem ketenagakerjaan secara bersama.
Menurutnya, pemerintah harus mengembangkan kekayaan sumber daya alam bersamaan dengan peningkatan kualitas manusia.
“Daerah yang maju bukan hanya daerah yang kaya akan sumber daya, tetapi daerah yang mampu mengubah seluruh sumber dayanya menjadi kesempatan bagi manusia untuk bekerja, tumbuh, dan hidup lebih sejahtera,” pungkasnya.
Rapat paripurna berlangsung khidmat dan hangat. Afriansyah menutup sambutannya dengan pantun yang membawa pesan tentang kesejahteraan pekerja dan kemajuan Tanjab Barat.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri rapat tersebut. Mereka antara lain pimpinan dan anggota DPRD Tanjab Barat, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, Wakil Gubernur Jambi, mantan Bupati Tanjab Barat Drs. H. Usman Ermulan, M.M., Anggota DPR RI Dr. H. Syarif Fasha, M.E., unsur Forkopimda, pejabat daerah, Ketua TP PKK, Ketua GOW, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kabupaten/kota tetangga.


















