Kerinci, Aksarabrita.com // Peringatan 100 tahun Kebun Teh Kayu Aro menghadirkan momentum bersejarah bagi masyarakat Kerinci dan Jambi. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos, M.Si bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si ikut hadir dalam rangkaian perayaan satu abad kebun teh legendaris yang mendunia sejak 1925.
Selama satu abad, Kebun Teh Kayu Aro mencatat sejarah panjang sebagai salah satu kebun teh tertinggi di dunia. Kawasan perkebunan ini juga menegaskan kejayaan sektor perkebunan Kerinci. Dari lereng Gunung Kerinci, para petani terus memproduksi teh terbaik yang menembus pasar internasional.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menekankan bahwa Kebun Teh Kayu Aro memiliki nilai lebih dari sekadar kawasan produksi teh.
“Kebun Teh Kayu Aro bukan sekadar perkebunan, tetapi warisan sejarah dan kebanggaan daerah yang harus terus kita jaga serta kita kembangkan agar memberi manfaat nyata bagi generasi masa kini dan mendatang,” ujar Monadi.
Momentum satu abad ini mendorong semua pihak untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian alam, meningkatkan kualitas produksi, serta mengembangkan Kayu Aro sebagai kawasan agro wisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Pemerintah daerah juga terus menggandeng berbagai pihak agar kawasan kebun teh mampu menopang perekonomian masyarakat sekaligus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.
Dengan hamparan teh hijau berlatar megah Gunung Kerinci, Kayu Aro terus meneguhkan jati dirinya: dari lereng Gunung Kerinci, teh terbaik untuk dunia.








