Home / Nasioanal

Jumat, 24 April 2026 - 22:12 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Desak Investigasi PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Desak Investigasi PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Desak Investigasi PBB

Nasional – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Rico Pramudia, dinyatakan gugur setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat luka berat.
Insiden terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, di dekat wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon. Saat itu, korban terkena ledakan artileri dari tank milik Israel yang berada di sekitar lokasi penugasan.


Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, koordinasi intensif telah dilakukan bersama pihak UNIFIL, Pemerintah Lebanon, serta tim medis di Beirut untuk memastikan penanganan terbaik bagi korban.
Namun demikian, meskipun telah mendapatkan perawatan maksimal, nyawa Praka Rico tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dideritanya.

Baca Juga :  PNS Dan PPPK Harus Pakai MFA Saat Login ke Portal ASN Digital


Pemerintah Indonesia pun mengutuk keras serangan tersebut. Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa serangan terhadap personel pasukan perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang.


Selain itu, Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera melakukan investigasi yang menyeluruh, transparan, dan akuntabel guna mengungkap fakta di balik insiden tersebut.


Desakan ini semakin menguat mengingat sebelumnya telah ada korban jiwa dari prajurit Indonesia dalam misi UNIFIL di Lebanon.
Pemerintah juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengiriman dan perlindungan pasukan perdamaian di wilayah konflik. Aspek keselamatan dan keamanan personel dinilai harus menjadi prioritas utama.


Ke depan, Indonesia akan terus berkoordinasi dengan PBB dan negara-negara kontributor pasukan untuk memperkuat perlindungan bagi seluruh personel di lapangan, termasuk melalui peningkatan mitigasi risiko di wilayah operasi.
Insiden ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi pasukan perdamaian dalam menjalankan misi menjaga stabilitas dunia. **

Baca Juga :  Kemendikdasmen Kawal Langsung TKA 2025 di Berbagai Daerah

Share :

Baca Juga

Harga Emas Perhiasan Melemah 9 April 2026, Ini Faktor dan Waktu Terbaik Membeli

Nasioanal

Harga Emas Perhiasan Melemah 9 April 2026, Ini Penyebabnya!

Daerah

Putra Kerinci Membanggakan! Kombes Pol Ade Harianto Dipromosikan Jadi Brigjen Polisi
Status Hukum PPPK PW: Tafsir UU ASN dan Kepmenpan RB 16/2025

Nasioanal

Status Hukum PPPK PW: Tafsir UU ASN dan Kepmenpan RB 16/2025
Prabowo Lempar Baju di Monas, Buruh Riuh

Nasioanal

Lempar Baju, Prabowo Tegaskan Komitmen ke Buruh

Nasioanal

Khofifah Diperiksa Besok Terkait Dana Hibah
gaji ke 13 2026, gaji pns, gaji pppk, asn 2026, menkeu terbaru, kabar pns, kebijakan pemerintah, berita pns, isu gaji 13, pencairan gaji pns, keuangan negara, efisiensi anggaran

Nasioanal

Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Ini Pernyataan Purbaya

Kesehatan & Olahraga

Naik 5 Peringkat, Timnas Indonesia Kini di Posisi 118 Dunia
Abdul Mu’ti, melantik sejumlah pejabat Kemendikdasmen

Nasioanal

Pejabat Kemendikdasmen Dilantik, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kenalkan Prinsip 5K