MERANGIN, Aksarabrita.com – Bupati Merangin H. M. Syukur melakukan inspeksi mendadak (sidak) seorang diri ke Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Merangin, Rabu (19/8). Dalam sidak tersebut, Bupati menemukan sejumlah ruang kerja kosong meski waktu istirahat kantor telah berakhir.
Tanpa pengawalan, H M Syukur tiba di Kantor Perkim sekitar siang hari. Setelah mengucapkan salam, Bupati tidak mendapat jawaban dari pegawai. Ia kemudian menyusuri sejumlah ruang kerja untuk mengecek aktivitas pegawai.
“Mana pegawainya, kok tidak ada orangnya?” tanya Bupati saat melihat kondisi kantor yang sepi.
Seorang pegawai perempuan kemudian menemui Bupati dan menjelaskan bahwa sejumlah kepala bidang (kabid) sedang menjalankan tugas ke Jambi. Bupati lalu menanyakan keberadaan kabid lainnya. Namun, pegawai tersebut tidak dapat menunjukkan keberadaan seluruh kabid di kantor.
Bupati juga mengecek meja resepsionis yang kosong. Ia kemudian melanjutkan pemeriksaan ke beberapa ruangan lain dan kembali menemukan kondisi serupa.
Pegawai tersebut menjelaskan bahwa sebagian pegawai masih beristirahat. Bupati langsung menanyakan jadwal istirahat kantor. Pegawai itu menjawab bahwa jam istirahat berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.
Bupati kemudian mengingatkan bahwa saat itu waktu sudah melewati pukul 13.00 WIB dan hampir memasuki pukul 14.00 WIB. Namun, sejumlah pegawai belum kembali ke ruang kerja.
H.M. Syukur selanjutnya mengecek sistem absensi pegawai. Kantor Perkim menggunakan mesin fingerprint untuk mencatat kehadiran. Bupati meminta operator mencetak data absensi hari itu untuk melihat tingkat kehadiran pegawai.
Selain mengecek disiplin pegawai, Bupati juga menyoroti kondisi mushola Kantor Perkim. Ia menemukan karpet mushola dalam kondisi lusuh dan ruangan tersebut tampak kotor.
“Kasi tahu kadisnya, ini tempat salat. Masa karpetnya kotor begini,” ujarnya.
Bupati meminta jajaran Perkim menjaga kebersihan mushola, kamar mandi, dan tempat wudhu. Ia juga menawarkan bantuan untuk membeli karpet dan AC jika dinas kesulitan memperbaiki fasilitas tersebut.
“Pegawai di Dinas Perkim ada sekitar 70 orang. Masa nyaman salat di tempat kotor seperti ini. Ini kantor pemerintahan,” tegasnya.
H M Syukur kemudian meminta pegawai menjaga kebersihan mushola secara rutin. Menurutnya, kondisi mushola yang kotor menunjukkan petugas belum menjalankan perawatan fasilitas ibadah secara maksimal.
Setelah pegawai membersihkan mushola, Bupati melaksanakan salat Zuhur berjemaah dan bertindak sebagai imam. Sejumlah pegawai yang berada di kantor mengikuti salat tersebut.
Bupati meninggalkan Kantor Perkim sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, H M Syukur juga melakukan sidak seorang diri ke Puskesmas Bangko dan Puskesmas Bangko Barat. Dalam kunjungan tersebut, Bupati meminta petugas meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan pelayanan secara cepat, ramah, serta maksimal. (***)



















