Home / Pemerintah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Cegah Pernikahan Anak, Kemenag Latih Ratusan Siswa Jadi Peer Educator

Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad

Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad

Aksarabrita.comKementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melatih ratusan siswa madrasah dan sekolah menjadi Peer Educator untuk memperkuat pencegahan pernikahan anak. Program tersebut berlangsung sejak 2024 hingga 2026.

Kemenag membentuk 480 Peer Educator pada 2024–2025. Para siswa itu berasal dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Utara.

Pada 2026, Kemenag kembali memperluas program dengan melibatkan 80 siswa dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan demikian, program pembentukan Peer Educator menjangkau 560 siswa selama periode 2024–2026.

Kemenag membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menyampaikan edukasi kepada teman sebaya. Materi pembinaan mencakup risiko dan dampak pernikahan anak, kesehatan reproduksi, hak anak, komunikasi, hingga konseling sebaya.

Para siswa menjalani seleksi dan pembinaan sebelum menjalankan tugas sebagai edukator. Mereka kemudian mengajak teman-teman di lingkungan sekolah dan komunitas untuk memahami risiko pernikahan pada usia anak serta mempertimbangkan pilihan masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  Final Piala Dunia U-17: Austria vs Portugal, Berebut Sejarah

Dari rangkaian pembinaan tersebut, Kemenag menetapkan 90 siswa dari delapan provinsi sebagai Duta Nasional Peer Educator. Mereka menjadi bagian dari jaringan edukator sebaya yang memperluas edukasi pencegahan pernikahan anak di kalangan remaja.

Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan pendekatan sebaya memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan kepada remaja. Menurutnya, remaja cenderung lebih mudah menerima informasi dari teman seusia karena komunikasi terasa lebih dekat dan setara.

“Program Peer Educator ini hadir karena kami di Kementerian Agama, khususnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, meyakini satu hal penting: bahwa suara sebaya sesungguhnya lebih mudah didengar oleh sebaya,” ujar Abu Rokhmad dalam kegiatan Peer Educator di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Abu Rokhmad meminta para Peer Educator menjadi pendengar yang baik bagi teman-temannya. Ia mendorong mereka hadir ketika teman sebaya menghadapi tekanan, persoalan keluarga, atau dorongan untuk menikah pada usia yang belum semestinya.

Baca Juga :  Indonesia Gandeng Imperial College London, Siapkan 10 Universitas Kedokteran dan Sains

“Jadilah pendengar yang baik bagi teman-teman kalian. Jadilah sahabat yang hadir ketika ada teman yang mulai ragu, yang mulai tertekan oleh keadaan, atau bahkan yang mulai dijodohkan atau diarahkan untuk menikah di usia yang belum semestinya,” tuturnya.

Ia juga mengajak para edukator menggunakan bahasa yang dekat dengan kehidupan remaja. Abu Rokhmad menilai edukasi sebaya tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga membantu remaja menemukan pilihan dan merancang masa depan yang lebih baik.

“Sampaikan dengan bahasa kalian sendiri, dengan cara kalian sendiri, bahwa ada jalan lain, ada masa depan lain, ada pilihan lain yang jauh lebih baik untuk diperjuangkan,” ujarnya.

Kemenag mendorong para Peer Educator menjadi penggerak perubahan di sekolah dan komunitas remaja. Mereka dapat meneruskan edukasi tentang pencegahan pernikahan anak, kesehatan reproduksi, hak anak, serta keterampilan komunikasi kepada teman sebaya. (***)

Share :

Baca Juga

Batang Hari

CPNS 2025 Bakal Dirombak! Ini Perbedaan Sistem Tes Terbaru dengan Seleksi CPNS 2024
Kembali Digelar, PAI Fair 2025 Siap Cetak Talenta PAI Berkarakter

Nasioanal

Resmi Digelar, PAI Fair 2025 Siap Cetak Talenta PAI Berkarakter
Dinkes Gelar Senam Massal dan Cek

Daerah

Dinkes Gelar Senam Massal dan Cek Kesehatan Gratis dilapangan Merdeka
TP PKK Kota Sungai Penuh Matangkan Rumah DILAN

Daerah

TP PKK Kota Sungai Penuh Matangkan Rumah DILAN
MKD Tolak Pengunduran Diri Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati

Nasioanal

MKD Tolak Pengunduran Diri Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati di DPR RI
Dandim Kerinci Kawal Percepatan Pembangunan KDKMP

Daerah

Dandim Kerinci Kawal Percepatan Pembangunan KDKMP
Kabar Gembira! Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Hari ini

Nasioanal

Kabar Gembira! Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Hari ini
Bendera Merah Putih Raksasa 120 Meter Membentang di Gunung Cycloop

Pemerintah

Sambut HUT ke-81 RI Bendera Merah Putih Raksasa 120 Meter Berkibar di Papua