Home / Viral & Artis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:36 WIB

Polisi Tangkap Hacker Tak Lulus SMK Jadi Dalang Akun Bjorka 

Polisi Tangkap Hacker Tak Lulus SMK Jadi Dalang Akun Bjorka

Polisi Tangkap Hacker Tak Lulus SMK Jadi Dalang Akun Bjorka

BERITA JAKARTA // Polisi menangkap WFT (22), pemuda otodidak yang menjadi dalang di balik akun-akun dark web dengan nama Bjorka, SkyWave, Shint Hunter, dan Oposite6890. WFT yang tidak lulus SMK itu belajar teknologi secara mandiri hingga nekat menjual data pribadi dari berbagai institusi dalam dan luar negeri dengan nilai transaksi mencapai puluhan juta rupiah.

Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, mengungkap latar belakang WFT. Menurut Fian, WFT bukan sarjana atau ahli teknologi, melainkan pemuda yang tidak lulus SMK. Meski begitu, WFT menekuni dunia komputer secara otodidak.

“Dia bukan ahli IT, hanya orang yang tidak lulus SMK. Sehari-hari dia belajar otodidak dari internet dan komunitas media sosial,” kata Fian di Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga :  Kepsek SMPN 1 Prabumulih Kembali Menjabat, Wali Kota Arlan Terancam Sanksi Meski Telah Minta Maaf

Fian menjelaskan bahwa WFT menjalankan semua aktivitas dari rumah. WFT menghabiskan hari di depan komputer tanpa pekerjaan tetap. Sejak 2020, WFT masuk ke komunitas gelap internet dan perlahan belajar cara mencari uang dengan memperdagangkan data pribadi.

Di forum dark web, WFT menjual data yang dia klaim berasal dari berbagai institusi dalam maupun luar negeri. “Sehari-hari dia tidak bekerja, hanya di depan komputer,” ujar Fian.

Polisi melacak jejak digital WFT. Ia pertama kali muncul di darkforum.st pada Desember 2024 dengan nama Bjorka. Setelah itu, ia berganti nama menjadi SkyWave, lalu Shint Hunter pada Maret 2025, dan terakhir Oposite6890 pada Agustus 2025.

Baca Juga :  Proyek PJU Rp5,4 M di Kerinci Disorot: Kejaksaan Kantongi Calon Tersangka

Fian menegaskan bahwa WFT bergerak sendiri. “Hasil investigasi menunjukkan dia beraksi sendirian, tanpa rekan,” tegasnya.

Polisi masih menyelidiki keuntungan yang WFT peroleh. Menurut pengakuannya, sekali transaksi penjualan data bisa menghasilkan puluhan juta rupiah, tergantung pembeli di dark web.

“Jumlah pastinya masih kami telusuri. Namun dia mengaku sekali menjual data bernilai puluhan juta,” jelas Fian.

Share :

Baca Juga

Langgar Aturan BBM Subsidi, 31 SPBU Dijatuhi Sanksi Pertamina

Nasioanal

Update Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2025 di Indonesia
Viral video perempuan tanpa celana di Bangkalan.

Viral & Artis

Perempuan Tanpa Celana Gemparkan Warga

Hukum & Kriminal

Vonis Mati Kopda Bazarsah Kasus Penembakan 3 Polisi di Way Kanan, Ini Fakta Mengejutkan 

Hukum & Kriminal

Pura-pura Menangis, Briptu Rizka Sintiyani Menjadi Tersangka Pembunuhan Suaminya, Brigadir Esco

Daerah

Sempat Viral, Insiden Dosen Banting Skripsi, Universitas Nias iklarifikasi 

Batang Hari

Nyaris Kibarkan Merah Putih Terbalik, Upacara HUT ke-80 RI, Warnai Momen Haru

Daerah

Wako Alfin Hadiri Lomba Burung Berkicau Piala Wali Kota Cup I Tingkat Nasional
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Hendry Novika Chandra. Foto Liputan6.com

Hukum & Kriminal

Bripda Torino Tobo Dara Aniaya Dua Siswa SPN, Polda NTT Jatuhkan PTDH