Home / Nasioanal / Pemerintah

Senin, 8 Desember 2025 - 11:59 WIB

BKN Luncurkan Aplikasi Baru untuk ASN: SI-MATA Jadi Sistem Wajib Daerah

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 100

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 100

Jakarta, Aksarabrita.com // Humas BKN menegaskan bahwa seluruh pemerintah daerah wajib mengoptimalkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SI-MATA) sebagai dasar pembinaan ASN berbasis data. Penegasan ini disampaikan dalam ekspose manajemen talenta yang digelar di Kantor Pusat BKN pada Kamis (4/12/2025), dan diikuti lima pemerintah daerah: Kotawaringin Timur, Kutai Kartanegara, Banjar, Kota Dumai, dan Rokan Hulu.

Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman, menyoroti bahwa SI-MATA berfungsi sebagai tulang punggung pemetaan talenta ASN. Ia menegaskan bahwa daerah harus memanfaatkan data terbarui untuk memastikan kinerja ASN terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Penilaian kinerja ASN berpedoman pada tiga indikator utama: prestasi, keterlibatan lintas sektor, dan validasi ulang yang objektif. Semua penilaian itu akan akurat bila daerah memperbarui data secara konsisten di SI-MATA,” ujarnya.

Asesor Utama BKN, Supranawa Yusuf, kembali menegaskan bahwa BKN mewajibkan pemerintah daerah menjaga akurasi data, karena hal tersebut menjadi syarat utama pengelolaan talenta yang benar.

Baca Juga :  6 Obat Kuat Alami untuk Meningkatkan Performa Seksual

“Manajemen talenta tidak cukup hanya mengisi jabatan. Daerah harus meningkatkan kualitas data agar pembangunan organisasi berjalan efektif. SI-MATA sudah menjadi instrumen wajib,” tegasnya.

Dalam ekspose tersebut, beberapa daerah menampilkan progres kuat:

  • Kotawaringin Timur meraih apresiasi karena menyajikan kualitas data kategori tinggi.
  • Kutai Kartanegara berhasil mencapai indeks kualitas data kategori tertinggi sejak memulai program pada Februari 2025, serta membentuk tim khusus pemantau rekam jejak ASN.
  • Kabupaten Banjar mencatat indeks kotak talenta sebesar 9,56, fokus pada pelatihan dan uji kompetensi ASN.
  • Kota Dumai memenuhi Pilar 3 dengan kelengkapan data kompetensi mencapai 98%.
  • Rokan Hulu memperkuat komitmen kelembagaan melalui dukungan penuh pimpinan dan pembentukan Komite Talenta.
Baca Juga :  MI Tanjung Rawang Langganan Banjir, Wako Alfin Cari Solusi

Meski progresnya meningkat, BKN tetap memberikan catatan perbaikan terkait keterlambatan pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), kurang lengkapnya data riwayat, serta tantangan sinkronisasi antar aplikasi.

Asesor Utama BKN, Aris Windiyanto, menegaskan bahwa seluruh proses kebijakan ASN hanya akan berjalan optimal jika daerah disiplin memperbarui data dalam SI-MATA.

“Data lengkap, valid, dan aktif membuat implementasi manajemen talenta jauh lebih mudah. Kami mendorong semua daerah untuk terus memperbarui data secara berkala agar integrasi SI-MATA dengan seluruh aplikasi BKN berjalan mulus,” tegasnya.

Ekspose tersebut memperlihatkan sinergi BKN dan daerah dalam mewujudkan pengelolaan ASN yang profesional dan berbasis kinerja. Melalui pemanfaatan SI-MATA sebagai sistem wajib, BKN berharap proses pembinaan dan penempatan ASN semakin tepat sasaran untuk mendukung percepatan pembangunan nasional.

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Mengejutkan! Jenazah Bayi Dikirim Lewat Ojol, Ternyata Hasil hubungan Sedarah

Nasioanal

Menkes: Seluruh Kades di Indonesia Wajib Tes Urine Narkoba 

Nasioanal

 Jatuhnya Pesawat Latih di Ciampea Masih Misterius
Presiden Prabowo Bahas Proyek 141 Ribu Rumah Subsidi (Dok.Setkab Ri)

Nasioanal

Presiden Prabowo Panggil Menteri Perumahan, Bahas Ini!
Panduan cek bansos 2026 secara resmi dan aman. Ketahui cara cek penerima bantuan sosial Kemensos menggunakan KTP tanpa datang ke kantor.

Nasioanal

Cek Bansos Februari 2026 Pakai KTP, disitus Ini!

Batang Hari

Pernikahan Unik Suku Anak Dalam: Mengutamakan Persetujuan dan Adat

Hukum & Kriminal

Aksi Nekat ASN Lampung Mengaku Jaksa Kejagung 
Safari Ramadan, Bupati Monadi Ajak Warga Kelola Sampah dari Rumah

Daerah

Safari Ramadan, Pesan Penting Bupati Monadi soal Sampah