MERANGIN, Aksarabrita.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Merangin di kawasan Car Free Day (CFD), Minggu (5/7), menarik perhatian masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Antusiasme warga sudah terlihat bahkan sebelum pembukaan resmi. Mereka langsung mendatangi stan penjualan dan membeli berbagai komoditas yang tersedia. Minyakita menjadi salah satu produk yang paling banyak diburu hingga laris manis dalam waktu singkat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Merangin, Ermanto, mengatakan GPM merupakan upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan tersebut bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Merangin.
“Kami bersinergi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menstabilkan harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat. Di sini kami menyediakan berbagai kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak goreng, telur hingga aneka sayur-mayur, cabai, dan bawang,” ujar Ermanto.
Pemkab Merangin menawarkan berbagai komoditas dengan harga di bawah pasar. Minyakita dijual Rp15.000 per liter, sedangkan beras SPHP kemasan lima kilogram dijual Rp55.000. Warga juga bisa membeli telur, cabai, bawang, sayuran, dan aneka bumbu dapur dengan harga yang lebih murah.
Wakil Bupati Merangin A. Khafidh mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap Gerakan Pangan Murah. Menurutnya, program tersebut mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga kestabilan harga pangan.
A. Khafidh menjelaskan GPM sudah hadir di seluruh kecamatan di Kabupaten Merangin. Melihat tingginya minat masyarakat di kawasan CFD, ia mengusulkan agar pemerintah menggelar program tersebut secara rutin setiap dua pekan.
“Gerakan Pangan Murah ini sebenarnya sudah dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Merangin. Melihat tingginya antusiasme hari ini, kalau bisa ke depan agenda ini rutin digelar dua minggu sekali khusus di momen CFD,” kata A. Khafidh.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih hemat. Menurutnya, pelaksanaan GPM secara rutin akan membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah. (***)




















