Home / Nasioanal / Pemerintah

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:44 WIB

Pemerintah Tancap Gas Bangun Hunian Korban Bencana

Pemerintah Tancap Gas Bangun Hunian Korban Bencana (Dok. Setkab RI)

Pemerintah Tancap Gas Bangun Hunian Korban Bencana (Dok. Setkab RI)

Jakarta, Aksarabrita.com // Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) untuk warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Meski memasuki libur akhir tahun, Presiden memastikan seluruh proses pemulihan tetap berjalan.

Presiden Melalui Seskab Teddy menggelar rapat koordinasi pada Sabtu malam, (27/12/2025), bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Mereka menyusun langkah konkret agar masyarakat segera kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Danantara dan BUMN karya sudah memulai pembangunan 15.000 unit hunian sementara bagi para penyintas. Pemerintah menargetkan 500 unit pertama rampung dalam waktu dekat, lengkap dengan fasilitas air bersih, listrik, sanitasi, jaringan wifi, rumah ibadah, dan ruang ramah anak.

Baca Juga :  Sri Kartini Dorong Kreativitas Anak Lewat Gebyar PAUD

Pemerintah juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian Rp600.000 per KK per bulan untuk keluarga yang masih tinggal bersama kerabat selama masa transisi

Kementerian Perumahan mempercepat pembangunan hunian tetap di tiga wilayah tersebut. Pemerintah juga menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi untuk menghadirkan 2.600 unit Huntap tambahan demi mempercepat pemulihan.

Presiden menegaskan bahwa seluruh proyek hunian harus memenuhi standar keamanan bencana, memberikan akses mudah ke jalan utama, fasilitas publik, dan kawasan tempat warga mencari nafkah.

Presiden memastikan seluruh jajaran tidak menghentikan pekerjaan meski libur Natal dan Tahun Baru. Pemerintah tetap memperbaiki daerah terdampak dan menyelesaikan hunian warga sesegera mungkin.

“Pemulihan tidak boleh berhenti. Rakyat perlu kembali hidup normal dan aman,” tegas Presiden dalam arahannya.

Baca Juga :  Santri Tebo Harus Jadi Generasi Qur’ani yang Berprestasi

Share :

Baca Juga

Pemkab Muaro Jambi Kawal Harga Pangan Jelang Iduladha

Daerah

Pemkab Muaro Jambi Kawal Harga Pangan Jelang Iduladha
Prabowo Minta dirancang Mobil Dinas Transparan

Nasioanal

Prabowo Minta dirancang Mobil Dinas Transparan
Al Haris Respons Cepat DPRD, Pembangunan Jambi Dipacu

Daerah

Al Haris Respons Cepat DPRD, Pembangunan Jambi Dipacu

Nasioanal

Nadiem Makarim Dicegah ke Luar Negeri Terkait Dugaan Korupsi Chromebook Triliunan Rupiah

Daerah

Menteri LHK Geram, Kebakaran Jambi Bukan Bencana Tapi Disengaja
Bupati Perkuat Sinergi Bersama MUI Hulu Sungai Tengah

Daerah

Bupati Perkuat Sinergi Bersama MUI Hulu Sungai Tengah

Daerah

Kabar Terbaru PPPK Paruh Waktu 2025: 4 Tantangan Besar bagi Honorer
Prabowo dan PM Australia Teken Perjanjian Keamanan Bersama Jumat, 6 Februari 2026

Nasioanal

Momen Bersejarah! Prabowo dan PM Australia Teken Perjanjian Keamanan Bersama