Home / Nasioanal

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:25 WIB

Lempar Baju, Prabowo Tegaskan Komitmen ke Buruh

Prabowo Lempar Baju di Monas, Buruh Riuh

Prabowo Lempar Baju di Monas, Buruh Riuh

Jakarta – Kemeriahan peringatan Hari Buruh, Jumat (1/5/2026), di kawasan Monumen Nasional, berubah menjadi momen yang tak terlupakan. Ribuan buruh yang memadati area tersebut menjadi saksi langsung kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang tampil penuh energi dan kejutan.


Suasana memuncak saat Presiden menyampaikan pidato yang berapi-api di hadapan massa. Namun, bukan hanya isi pidato yang menyita perhatian, melainkan aksi spontan yang terjadi sesaat setelahnya. Di tengah riuh dukungan buruh, Prabowo tiba-tiba membuka baju safari khas yang dikenakannya, lalu melemparkannya ke arah kerumunan. Aksi tak terduga itu langsung disambut sorak sorai dan menjadi momen ikonis dalam peringatan Hari Buruh tahun ini.


Dengan hanya mengenakan kaus hitam, Presiden kemudian turun dari panggung. Ia berjalan mendekati massa, menyalami para buruh satu per satu dengan penuh semangat. Interaksi hangat tersebut mempertegas kedekatan seorang pemimpin dengan rakyatnya, sebelum akhirnya ia meninggalkan lokasi.

Baca Juga :  BKN Perpanjang Waktu Pengisian Dokumen PPPK Paruh Waktu 2024


Namun, kehadiran Presiden bukan sekadar menghadirkan simbol dan aksi panggung. Ia juga membawa kabar penting bagi sektor maritim. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengumumkan telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 yang meratifikasi Konvensi ILO Nomor 188.
Kebijakan ini menjadi tonggak baru dalam perlindungan awak kapal perikanan. Untuk pertama kalinya, Indonesia menerapkan standar internasional yang menjamin keselamatan kerja, kesejahteraan, serta perlindungan hukum bagi para pekerja di sektor tersebut.


Tak hanya itu, pemerintah juga menegaskan komitmen besar untuk meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional. Pada tahun 2026, sebanyak 1.386 kampung nelayan akan diresmikan. Program ini ditargetkan terus berkembang hingga mencapai 1.500 kampung setiap tahun.

Baca Juga :  Al Haris: Tapal Batas Batang Hari–Muaro Jambi Diserahkan ke Kemendagri


Langkah konkret juga disiapkan untuk mengatasi persoalan klasik nelayan, seperti kesulitan mengawetkan hasil tangkapan. Pemerintah berencana membangun pabrik es di setiap kampung nelayan, sekaligus mendistribusikan bantuan kapal baru guna menunjang produktivitas mereka.


Melalui berbagai program tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan bagi sekitar 6 juta nelayan dan lebih dari 20 juta anggota keluarga mereka. Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. **

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Kemendes PDT Siap Bersinergi, Percepat Elektrifikasi Ribuan Desa Terpencil dengan Energi Surya

Batang Hari

Jelang Pelantikan CPNS dan PPPK Kota Jambi Ikuti Gladi Bersih Besok

Daerah

Polres Kerinci Imbau Anak-Anak Lebih Waspada, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Daerah

Kapolri Ganti Kapolda Jambi dan Sejumlah Pejabat Utama

Batang Hari

Cek Penerima PIP Bantuan Sekolah 2025: Cek  Syarat Lengkapnya

Nasioanal

Aneh Tapi Nyata! di Paru Sapi Kurban Bertuliskan Nama Donatur
Wakil Bupati Hajar Kepala SPPG di Dapur MBG

Hukum & Kriminal

Sidak MBG, Viral Wakil Bupati Pukul Kepala SPPG
Aturan Baru PPPK 2026: Perpanjangan Otomatis Hingga Pensiun

Nasioanal

Aturan Baru PPPK 2026: Perpanjangan Otomatis Hingga Pensiun