Aksarabrita.com – Pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Irak terhenti sementara akibat badai petir yang melanda kawasan Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, Selasa pagi WIB.
Wasit menghentikan laga sesaat sebelum babak kedua dimulai setelah hujan deras, angin kencang, dan sambaran petir mendekati area stadion. Keputusan tersebut mengutamakan keselamatan pemain, ofisial, dan puluhan ribu penonton yang hadir.
Sebelum pertandingan terhenti, Prancis memimpin 1-0 atas Irak. Kylian Mbappé membawa Les Bleus unggul pada menit ke-14 setelah menyelesaikan umpan matang dari Michael Olise.
Setelah menghentikan laga, panitia langsung menjalankan protokol keselamatan FIFA dan otoritas olahraga Amerika Serikat. Aturan tersebut mewajibkan penghentian pertandingan ketika sistem mendeteksi petir dalam radius 8 mil atau sekitar 13 kilometer dari stadion.
Petugas pemantau cuaca terus mengawasi pergerakan badai di sekitar Philadelphia. Setiap kali sistem mendeteksi sambaran petir baru, petugas kembali memulai hitungan mundur keselamatan sebelum mengizinkan pertandingan berlanjut.
Panitia juga menampilkan peringatan darurat melalui layar raksasa stadion. Petugas kemudian mengarahkan para suporter meninggalkan tribun terbuka dan menuju area koridor yang lebih aman di dalam kompleks stadion.
Di atas lapangan, Prancis tampil dominan sejak menit awal. Mbappé beberapa kali merepotkan lini pertahanan Irak sebelum akhirnya membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama. Irak berusaha memberikan perlawanan, namun belum mampu menembus pertahanan Les Bleus hingga laga terhenti.
Hingga berita ini ditulis, panitia belum menentukan waktu pasti untuk melanjutkan pertandingan. Otoritas cuaca masih memantau kondisi di sekitar stadion sebelum memberikan izin agar laga kembali berlangsung. Sementara itu, Prancis tetap unggul 1-0 atas Irak berkat gol Mbappé. (***)



















