Home / Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Cuaca Ekstrem di Padang, BPBD Minta Nelayan Tunda Melaut

Cuaca Ekstrem Melanda Padang, BPBD Minta Nelayan Tunda Melaut

Cuaca Ekstrem Melanda Padang, BPBD Minta Nelayan Tunda Melaut

PADANG, Aksarabrita.com — Cuaca ekstrem berpotensi melanda Kota Padang dan wilayah sekitarnya dalam tiga hingga empat hari ke depan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi.

BPBD juga meminta nelayan menunda aktivitas melaut selama tiga hari demi menjaga keselamatan. Imbauan tersebut menyusul prakiraan kondisi laut yang kurang bersahabat di perairan Padang dan sejumlah wilayah pesisir Sumatera Barat.

Data BMKG Maritim Teluk Bayur dan Stasiun Klimatologi Sumatera Barat menunjukkan potensi gelombang hingga 2,5 meter di perairan Padang, Padang Pariaman, Siberut, dan Pesisir Selatan. Angin bertiup dengan kecepatan 4–16 knot dari arah Tenggara hingga Timur.

Kondisi pasang surut juga perlu mendapat perhatian. Air laut memasuki fase pasang sekitar pukul 21.00–03.00 WIB, sedangkan fase surut berlangsung sekitar pukul 15.00–18.00 WIB.

Baca Juga :  Bupati Muaro Jambi Perkuat Wawasan Kebangsaan di Lemhannas

Di daratan, curah hujan Kota Padang masuk kategori tinggi dengan intensitas lebih dari 150 milimeter per dasarian. Kondisi tersebut meningkatkan potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, meminta nelayan mengutamakan keselamatan dan menunda kegiatan mencari ikan di laut selama tiga hari ke depan.

“Kami mengimbau kepada warga Kota Padang, khususnya bagi nelayan, agar tetap berhati-hati untuk melaksanakan pencarian ikan di Pantai Kota Padang. Namun, kami sarankan agar untuk tiga hari ke depan ini ditunda dulu untuk melaut mencari ikan,” ujar Hendri.

Hendri juga meminta warga yang tinggal di kawasan pesisir, bantaran sungai, dan daerah rawan longsor meningkatkan kewaspadaan. Angin kencang dapat memicu pohon tumbang, sedangkan hujan deras dapat meningkatkan risiko banjir dan longsor.

Baca Juga :  Sungai Penuh Buka Pendaftaran Beasiswa Juara 2025

“Kepada warga Kota Padang yang berada di pinggir pantai, di pinggir sungai, agar tetap siaga dan waspada dengan cuaca ekstrem anomali yang terjadi pada saat sekarang ini. Kemudian juga karena disertai angin kencang, agar berhati-hati terhadap potensi bahaya seperti tanah longsor dan pohon tumbang,” jelasnya.

BPBD Kota Padang meminta warga mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi dan menghindari informasi yang belum memiliki kejelasan. Masyarakat dapat memantau pembaruan melalui BMKG dan BPBD Kota Padang.

“Masyarakat agar tetap siaga dan waspada serta mencari informasi yang update dan jelas, seperti dari BMKG dan BPBD Kota Padang,” pungkas Hendri.

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2025 di Mapolda Jambi
Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat menyambut Kajari baru dan menegaskan komitmen memperkuat sinergi penegakan hukum serta tata kelola pemerintahan daerah.

Daerah

Kajari Baru Tanjab Barat Resmi Bertugas

Daerah

Terima Kunjungan Komisi Informasi Jambi, Pj. Bupati ASRAF Komitmen Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik di Kerinci

Game

Ketua DPRD Sementara H.Albiza Ikuti Upacara HUT TNI Ke- 79 Tahun 2024

Batang Hari

Kapolda Jambi Pimpin Pembukaan Diktukba Polri 2025

Batang Hari

PKH 2025: Program Bansos Pendidikan untuk Keluarga Kurang Mampu

Daerah

Pemkab Kerinci Umumkan Daftar Peserta Alokasi PPPK Paruh Waktu 2025
Wawako Azhar Kampanyekan Sekolah Bebas Radikalisme

Daerah

Wawako Azhar Kampanyekan Sekolah Bebas Radikalisme