Home / Hukum & Kriminal

Sabtu, 20 September 2025 - 13:42 WIB

Bongkar Sosok Wahyudin Moridu Anggota DPRD Provinsi Gorontalo 

Foto.Dok FB Wahyudin Morido

Foto.Dok FB Wahyudin Morido

BERITA VIRAL // Nama Wahyudin Moridu kembali ramai dibicarakan publik setelah sebuah video yang menampilkan ucapannya viral di media sosial. Dalam video itu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo tersebut terlihat mengemudikan mobil menuju Bandara Djalaluddin Tantu sambil melontarkan pernyataan yang menuai kontroversi.

Dengan nada bercanda, ia menyebut akan menggunakan uang negara untuk bepergian. “Kita rampok saja uang negara ini, kita habiskan, biar negara tambah miskin,” ucapnya sambil tertawa bersama seorang perempuan yang duduk di sampingnya.

Ucapan tersebut langsung memicu reaksi beragam, terutama karena Wahyudin adalah politikus muda dari PDI Perjuangan yang tengah meniti karier di panggung politik Gorontalo.

Wahyudin lahir pada 11 November 1995. Pada usia 30 tahun, ia sudah menorehkan perjalanan politik yang cukup panjang. Sebelum duduk di DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024–2029, ia lebih dulu menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Boalemo periode 2019–2024, mewakili daerah pemilihan Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu.

Baca Juga :  Perampokan Berdarah, Pelaku Diduga Mantan Menantu

Sebagai politisi muda, langkah Wahyudin tidak bisa dilepaskan dari pengaruh keluarganya yang juga berkecimpung di dunia politik.

Wahyudin merupakan putra sulung pasangan Darwis Moridu dan Rensi Makuta. Ayahnya, Darwis, adalah mantan Bupati Boalemo yang diberhentikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada tahun 2020.

Pemberhentian itu dilakukan karena Darwis terjerat kasus penganiayaan yang menewaskan seseorang, hingga berstatus terdakwa di Pengadilan Negeri Gorontalo. Surat keputusan pemberhentian diterima langsung oleh Wakil Bupati Boalemo saat itu, Anas Jusuf, dari Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Sementara ibunda Wahyudin, Rensi Makuta, kini juga masih aktif sebagai anggota DPRD Boalemo dari PDI Perjuangan.

Selain kontroversi di media sosial, rekam jejak Wahyudin juga pernah tercoreng kasus narkoba. Ia dilaporkan pernah ditangkap aparat kepolisian di Jakarta dan menjalani rehabilitasi sebelum kembali aktif berpolitik.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Jambi Bongkar Transaksi Emas Ilegal Senilai Rp3,23 Miliar

Boalemo adalah daerah asal Wahyudin yang berdiri sejak 1999 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Gorontalo. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2024, kabupaten ini memiliki 147.038 penduduk dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 69,34.

Angka tersebut masih berada di bawah dua daerah pemekaran lain di Gorontalo, yakni Pohuwato (70,19) dan Bone Bolango (72,82). Indikator IPM mencakup kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak sebagai tolok ukur kualitas pembangunan manusia.

Dengan latar belakang keluarga politikus sekaligus catatan kontroversialnya, Wahyudin Moridu seakan sulit lepas dari sorotan publik. Meski masih muda, langkah dan ucapannya kerap menjadi perbincangan luas, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Breaking News : Aksi Demo Mahasiswa di DPRD Jambi Berakhir Ricuh
Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia

Hukum & Kriminal

Bahlil Pilih Memaafkan: Saya Anak Kampung, Bukan Anak Pejabat
Pria Tewas Ditusuk, Cemburu Jadi Motif

Hukum & Kriminal

Pria Tewas Ditusuk di Sarolangun, Motif Cemburu Jadi Pemicu

Daerah

Penjelasan Kejari Sungai Penuh Soal Kasus Dana Hibah Koni

Daerah

BKN Tetapkan Jadwal Pengangkatan PPPK: Peserta Seleksi Tahap I dan II Resmi Jadi ASN pada 1 Maret 2026
Tetangga Sebarkan Video Mantan Dosen UIN Malang Yai Mim

Hukum & Kriminal

Tetangga Sebarkan Video Mantan Dosen UIN Malang Yai Mim

Daerah

Kapolres Kerinci Pimpin Apel Operasi Patuh 2025, Warga Diimbau Tertib Lalu Lintas 
Foto Dok. Humas Polres Merangin

Daerah

Polres Merangin Amankan Pelaku Asusila Anak di Bawah Umur