Home / Pemerintah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:36 WIB

Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Petani Makin Semangat

Siti Hediati Soeharto berkunjung ke PT Pupuk Kujang, Karawang, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026).

Siti Hediati Soeharto berkunjung ke PT Pupuk Kujang, Karawang, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026).

Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Petani Makin Semangat

Aksarabrita.com – Penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen membawa angin segar bagi petani. Kebijakan tersebut mampu mengurangi beban biaya produksi sekaligus meningkatkan semangat petani untuk menggarap lahan dan mendukung target swasembada pangan.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyampaikan hal itu saat memimpin kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke PT Pupuk Kujang, Karawang, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026).

Menurut Titiek, pemerintah telah mengambil langkah nyata untuk membantu petani. Selain menurunkan harga pupuk bersubsidi, pemerintah juga memangkas 145 aturan yang sebelumnya menghambat penyaluran pupuk. Kebijakan tersebut membuat petani lebih mudah memperoleh pupuk sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Kapolri Lantik Brigjen Pol Marzuki Sebagai Kapolda Aceh

“Pemerintah sudah memberikan diskon pada harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen sehingga ini sangat membantu petani dan membuat mereka lebih bergairah untuk bercocok tanam dalam rangka mewujudkan swasembada pangan,” ujar Titiek.

Ia menilai pupuk memegang peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Karena itu, Komisi IV DPR RI terus mengawasi penyaluran pupuk agar petani yang berhak menerima pupuk tepat waktu dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Titiek juga meminta seluruh pihak menjaga kelancaran distribusi pupuk hingga ke tingkat petani. Menurutnya, distribusi yang cepat dan tepat sasaran akan memperkuat produksi pertanian nasional.

Selain itu, Titiek menyoroti pentingnya pembaruan data petani melalui sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Ia meminta para penyuluh pertanian aktif mendampingi petani saat mengisi dan memperbarui data agar pemerintah dapat menghitung kebutuhan pupuk secara akurat.

Baca Juga :  HAKI Terbit, PT Tren Gen Horizon Perkuat Bisnis Digital

“Peran penyuluh sangat diperlukan untuk memberikan edukasi kepada para petani tentang cara mengisi dan memasukkan data-data di e-RDKK ini,” tegasnya.

Titiek optimistis penurunan harga pupuk, penyederhanaan regulasi, serta penguatan data petani akan meningkatkan produktivitas pertanian. Ia berharap seluruh kebijakan tersebut mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Indonesia. (***)

Share :

Baca Juga

Presiden Prabowo Paparkan Prabowonomics di WEF 2026 (Dok. Setkab RI)

Nasioanal

Presiden Prabowo Paparkan Prabowonomics di WEF 2026
Diskominfosta Sungai Penuh

Daerah

Sidak Ramadan Wali Kota Alfin, OPD Mana Paling Disiplin?
Dok. MENPANRB Menteri PANRB Rini Widyantini menghadiri Konferensi Pers Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi secara daring di Jakarta

Nasioanal

WFH Resmi Berlaku! Mulai 1 April 2026 ASN Kerja dari Rumah

Daerah

Wajib 1 Tahun PAUD, Kemendikdasmen Gandeng Mitra Pendidikan
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik

Daerah

Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik
Bupati Monadi Pimpin Rakor dan Komitmen Digitalisasi di Kerinci

Daerah

Bupati Monadi Pimpin Rakor dan Komitmen Digitalisasi Desa

Daerah

Pemkot Jambi Tuntaskan Pengangkatan Honorer Jadi PPPK Tahun ini

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Audiensi Bersama Menhub RI, Dorong Penguatan Transportasi di Sungai Penuh