Jakarta, Aksarabrita.com // Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah pengaturan untuk menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026. Warga yang ingin merayakan malam tahun baru di ibu kota perlu memahami empat poin penting agar kegiatan berjalan aman dan tertib.
Pertama, Pemprov DKI menghadirkan delapan panggung hiburan di beberapa titik utama Jakarta. Tema perayaan tahun ini yaitu “Rangkul Keragaman, Rawat Harapan”. Lokasi panggung berada di Lapangan Banteng, MH Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, BEI/SCBD, dan FX Sudirman.
Kedua, pemerintah menutup 33 ruas jalan secara situasional mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB. Penutupan ini bertujuan mengatur arus lalu lintas dan mencegah penumpukan kendaraan di sekitar lokasi perayaan.
Ketiga, Pemprov DKI melarang pesta kembang api, termasuk di Bundaran HI. Sebagai gantinya, panitia menyiapkan pertunjukan video mapping dan atraksi drone. Pemerintah juga mengimbau warga untuk tidak menyalakan petasan demi menjaga keamanan dan ketertiban.
Keempat, Pemprov DKI menggratiskan layanan transportasi umum seperti TransJakarta, MRT, dan LRT Jakarta pada 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026. Warga tetap perlu melakukan tap dengan tarif Rp1 untuk pendataan pengguna. Pemerintah juga memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB agar masyarakat dapat pulang dengan aman setelah perayaan.
Dengan empat pengaturan tersebut, Pemprov DKI mengajak warga menikmati malam pergantian tahun secara tertib, nyaman, dan saling menjaga keselamatan. (*)









