Kesehatan, Aksarabrita.com // Selama bulan Ramadhan, Bunda dan keluarga dianjurkan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian, baik saat berbuka puasa maupun sahur. Asupan gizi yang seimbang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh, sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan nyaman dan lancar.
Perlu diingat, kecukupan nutrisi tidak ditentukan dari banyaknya makanan, melainkan dari kandungan gizi di dalamnya. Oleh karena itu, memilih menu Ramadhan yang sehat menjadi kunci utama.
Mengutip anjuran kesehatan dari Alodokter, berikut beberapa jenis makanan bergizi yang sebaiknya selalu hadir di meja makan saat sahur dan berbuka puasa:
1. Makanan atau Minuman Manis Secukupnya
Makanan dan minuman manis cocok dijadikan menu pembuka saat berbuka puasa. Contohnya seperti kurma, buah melon, teh manis, atau sirup. Kandungan gula alaminya dapat membantu mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa seharian.
Namun, konsumsinya harus dalam jumlah wajar. Asupan gula berlebihan justru berisiko meningkatkan kadar gula darah dan memicu gangguan kesehatan.
2. Karbohidrat Kompleks sebagai Sumber Energi
Karbohidrat kompleks berperan penting sebagai sumber energi yang tahan lama. Jenis makanan ini juga mengandung serat dan mineral yang baik bagi tubuh.
Beberapa pilihan karbohidrat kompleks yang cocok untuk menu Ramadhan antara lain:
- Nasi merah
- Roti gandum
- Oatmeal
3. Sayuran dan Buah-buahan
Sayur dan buah adalah sumber vitamin, mineral, serta serat yang sangat dibutuhkan tubuh selama puasa. Konsumsi sayur dan buah secara rutin dapat membantu menjaga sistem pencernaan dan daya tahan tubuh.
Usahakan selalu menyajikan:
- Sayuran segar atau olahan rendah minyak
- Buah potong sebagai pencuci mulut saat berbuka dan sahur
4. Ikan dan Daging sebagai Sumber Protein
Protein berfungsi untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta menjaga imunitas. Pilihlah sumber protein rendah lemak, seperti:
- Ikan
- Ayam tanpa kulit
- Daging tanpa lemak
- Telur
Sebaliknya, batasi konsumsi makanan tinggi lemak seperti gorengan, jeroan, daging kambing, sate, pizza, burger, serta masakan bersantan agar kesehatan jantung tetap terjaga.
Bagi ibu hamil yang menjalankan puasa, pemilihan menu berbuka perlu perhatian khusus agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Penuhi kebutuhan protein dari kacang-kacangan, polong-polongan, telur, dan daging yang dimasak hingga matang
- Pilih makanan sehat dan hindari makanan tinggi lemak
- Minum 1,5–2 liter air putih di antara waktu berbuka hingga sahur
- Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh karena dapat memicu dehidrasi
- Jangan memaksakan diri berpuasa bila kondisi kesehatan tidak memungkinkan
Sebelum berpuasa, ibu hamil sangat disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi tubuh aman menjalani puasa.
Agar puasa berjalan optimal, Bunda bisa menerapkan beberapa tips berikut:
- Jangan melewatkan sahur
- Hindari makan berlebihan saat berbuka
- Cukupi kebutuhan cairan tubuh
- Sesuaikan menu dengan kondisi kesehatan anggota keluarga
Sebagai contoh, anggota keluarga dengan tekanan darah tinggi sebaiknya mengonsumsi makanan rendah garam. Jika ada yang memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat rutin, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa. **









