Home / Religi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 09:33 WIB

Santri Datangi Rumah Ridwan Kamil, Tuntut Klarifikasi Soal Ponpes

Puluhan Santri Datangi Rumah Ridwan Kamil, Tuntut Atalia Klarifikasi Soal Ponpes. Foto Liputan6

Puluhan Santri Datangi Rumah Ridwan Kamil, Tuntut Atalia Klarifikasi Soal Ponpes. Foto Liputan6

BERITA BANDUNG // Puluhan santri dari Aliansi Forum Santri Nusantara Bandung Raya mendatangi rumah Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya di Jalan Gunung Kencana, Ciumbuleuit, Kota Bandung. Mereka menuntut klarifikasi atas pernyataan Atalia terkait pembangunan ulang Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo yang roboh.

Massa bergerak sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan mobil komando. Para santri pria mengenakan peci, sedangkan santri perempuan memakai kerudung. Mereka membentangkan spanduk dan meneriakkan “pecat Atalia” sambil berorasi.

Koordinator aksi, Riki Ramdan Fadilah, menilai pernyataan Atalia yang meminta pemerintah berhati-hati dalam penggunaan APBN untuk pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny justru mencoreng citra pesantren.

“Beliau menolak penggunaan anggaran negara untuk membangun kembali Ponpes Al Khoziny dan melempar isu soal pencabutan izin jika terjadi pelanggaran. Dua hal itu tidak berkaitan,” ujar Riki.

Baca Juga :  Wako Alfin Serukan Budaya Bersih dan Gotong Royong dalam Peringatan Harkitnas

“Ucapan itu membangun opini buruk bahwa pesantren tidak aman bagi anak-anak. Kami menolak pandangan seperti itu,” tegasnya.

Massa kemudian membacakan empat tuntutan:

1. Mereka mendesak Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mencopot Atalia Praratya dari DPR RI karena ucapannya memicu kegaduhan dan bertentangan dengan prinsip keadilan sosial.

2. Mereka menuntut Atalia menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf terbuka kepada publik serta seluruh komunitas pesantren.

3. Mereka meminta Komisi VIII DPR RI menyusun Kebijakan Nasional Keselamatan Pesantren bersama Kementerian Agama, Kementerian PUPR, dan BNPB.

4. Mereka mendesak pemerintah dan DPR menjamin hak-hak korban tragedi Ponpes Al Khoziny melalui santunan dan bantuan medis serta psikososial.

Baca Juga :  Wawako Azhar, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Koto Limau Manis

Aksi berlangsung damai. Massa menutup aksi dengan pembacaan puisi dan lantunan selawat lalu membubarkan diri sekitar pukul 15.50 WIB.

Sebelumnya, Atalia menyampaikan komentar soal rencana penggunaan dana APBN untuk pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny.

“Saya meminta pemerintah mengkaji ulang usulan penggunaan APBN agar proses hukum tetap berjalan dan kebijakan ke depan lebih adil dan transparan,” kata Atalia.

Share :

Baca Juga

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Bantuan

Nasioanal

Presiden Tegaskan Percepatan Bantuan Bencana di Tapanuli
Ilustrasi Koperasi Merah Putih

Batang Hari

Dilarang Jadi Pengurus Koperasi Merah Putih, Ini Penegasan Pemerintah

Nasioanal

Deadline 17+8 Tuntutan, Mabes TNI Respon Desakan Rakyat

Batang Hari

Gubernur Alharis: Satgas 3 Juta Rumah Harus Dibentuk Kota/Kabupaten 
Penerima Bansos 2025

Nasioanal

Bansos Oktober 2025 Kembali Disalurkan, Cek Nama Kamu
Belum akikah tetap boleh berkurban. Ulama menegaskan kurban sah dilakukan meski seseorang belum pernah diakikahi saat kecil.

Religi

Belum Akikah Tetap Boleh Berkurban, Ini Penjelasan Ulama

Daerah

DPRD Sungai Penuh Gelar Paripurna, Bahas Rancangan KUA-PPAS 2026
Kapolsek Arjasa, AKP Kusmiani, meninggal dalam kecelakaan tunggal di Jalan Nasional Pantura Situbondo

Religi

Serangan Jantung Picu Kecelakaan Kapolsek Arjasa di Situbondo