Home / Nasioanal / Religi

Senin, 19 Januari 2026 - 19:55 WIB

Sinyal Kehidupan Farhan Muncul dari Data Smartwatch

Smartwatch Farhan Tunjukkan Pergerakan, Keluarga Berharap Keajaiban

Smartwatch Farhan Tunjukkan Pergerakan, Keluarga Berharap Keajaiban

Tim SAR menemukan ponsel milik Farhan Gunawan, Co-Pilot pesawat ATR PK-THT yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026).

Ponsel itu berada di antara serpihan pesawat. Data smartwatch yang terhubung ke iPhone tersebut menunjukkan aktivitas pergerakan dan memunculkan harapan keluarga.

Notifikasi di layar ponsel mencatat sekitar 9.000 langkah pada pukul 18.00 WITA. Jumlah itu meningkat menjadi 13.647 langkah pada pukul 22.00 WITA di hari yang sama.

Keluarga meyakini data tersebut valid karena sistem smartwatch akan mengatur ulang perhitungan langkah setiap pergantian hari. Mereka menilai lonjakan langkah itu terjadi dalam satu hari.

Tim SAR menemukan ponsel Farhan bersama satu unit iPhone lainnya. Setelah memastikan kepemilikan, keluarga langsung mengamankannya.

Baca Juga :  Meniran Hijau, Tanaman Liar dengan Segudang Khasiat Kesehatan

Hingga kini, keluarga masih syok namun tetap fokus mendukung proses pencarian. Mereka berharap Farhan masih bertahan hidup di hutan Gunung Bulusaraung.

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Bentrok di PT Makin, Warga Suku Anak Dalam Tewas
Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Sabtu sore menjelang malam, 24 Januari 2026

Nasioanal

Prabowo Pulang Bawa Rp90 Triliun, Ini Hasil Kunjungan Ke Tiga Negara

Batang Hari

Ahmadi Zubir Akhirnya Bicara, Soal Mobil Dinas dalam Kasus Perusakan TPS
Wakil Kepala BKN, Suharmen (Dok. BKN)

Nasioanal

BKN Bantah Isu Pendataan Honorer Baru, Penataan Tuntas 2025

Nasioanal

TNI Buka Rekrutmen Pa PK Reguler 2025, Cek Jurusan dan Jadwal
Ledakan Dahsyat di Lebanon Renggut Banyak Nyawa Prajurit TNI

Nasioanal

Ledakan Dahsyat di Lebanon Renggut Banyak Nyawa Prajurit TNI, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
TNI Ubah Air Sungai Keruh Jadi Layak Minum di Lebak

Nasioanal

TNI Ubah Air Sungai Keruh Jadi Layak Minum di Lebak
Bahasa Indonesia Menggema Perdana di Sidang Umum UNESCO

Nasioanal

Bahasa Indonesia Menggema Perdana di Sidang Umum UNESCO