SAROLANGUN, Aksarabrita.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi melakukan supervisi dan evaluasi program PKK sekaligus memperkuat sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat di Kabupaten Sarolangun, Senin (22/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan keluarga hingga tingkat desa dan kelurahan.
Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, memimpin langsung kegiatan tersebut. Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika hadir mewakili Bupati Sarolangun Hurmin. Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun Risha Fitria Hurmin, Ketua GOW Sarolangun Nolla Shafira Shafitri Gerry, kepala OPD terkait, kader PKK, serta tamu undangan lainnya juga mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Hesnidar Haris menegaskan bahwa PKK memegang peran penting dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia berkualitas dan mampu mendukung kemajuan daerah.
“PKK harus hadir bukan hanya sebagai organisasi pendamping, tetapi sebagai penggerak utama dalam membangun keluarga yang sehat, berdaya, dan berakhlak. Dari keluarga yang kuat, kita membangun daerah yang kuat,” tegas Hesnidar.
Ia juga mendorong seluruh kader PKK untuk menghadirkan inovasi dalam setiap program kerja. Menurutnya, kader perlu menjalankan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan keluarga, ekonomi rumah tangga, hingga pelestarian lingkungan.
Hesnidar memberikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Sarolangun karena mampu menjalankan berbagai program prioritas dan membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah.
Hesnidar menegaskan bahwa supervisi merupakan bagian penting dari proses pembinaan organisasi. Ia menilai evaluasi membantu PKK menjaga efektivitas program sekaligus memastikan seluruh kegiatan berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
“Supervisi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan. Kita ingin memastikan setiap program PKK benar-benar hidup di tengah masyarakat, bukan hanya menjadi catatan administrasi,” ujarnya.
Selain mengevaluasi program, TP PKK Provinsi Jambi juga memperkuat sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat. Program tersebut bertujuan menanamkan nilai religius, memperkuat akhlak, serta meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW.
Hesnidar menilai pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memerlukan penguatan spiritual masyarakat.
“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga tentang pembentukan akhlak dan spiritual. Gerakan Bersholawat menjadi sarana untuk memperkuat hati, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan ketenangan dalam keluarga,” katanya.
Ia mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi pelopor kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing, termasuk di tingkat desa, kelurahan, dan posyandu. (***)

















