Aksarabrita.com – Kementerian Sosial mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026. Seluruh peserta kini dapat melihat hasil seleksi melalui tautan resmi yang disediakan Kemensos.
Melalui akun resminya, Kemensos mengajak seluruh peserta untuk segera memeriksa hasil seleksi. Kementerian juga menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yang berhasil lolos serta memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan rekrutmen.
Pengumuman tersebut memuat hasil Seleksi Kompetensi PPPK untuk formasi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026. Kemensos mengimbau seluruh peserta, baik yang lulus maupun yang belum lulus, agar menggunakan kanal resmi saat mengecek hasil seleksi sehingga memperoleh informasi yang valid.
Peserta dapat mengunduh dokumen PDF hasil seleksi melalui tautan resmi Kemensos di https://s.kemensos.go.id/1i3n. Dokumen tersebut memuat daftar hasil Seleksi Kompetensi PPPK Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026 sesuai pengumuman resmi kementerian.
Selain melalui dokumen PDF, peserta juga dapat mengecek hasil seleksi melalui akun masing-masing di portal SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah login, sistem akan menampilkan status kelulusan pada dashboard akun peserta.
Berikut cara mengecek hasil seleksi melalui portal SSCASN BKN:
- Buka laman https://sscasn.bkn.go.id.
- Klik menu Masuk di pojok kanan atas.
- Login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), kata sandi akun SSCASN, dan kode CAPTCHA.
- Masuk ke halaman resume atau status pendaftaran.
- Lihat status hasil Seleksi Kompetensi PPPK Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026 pada dashboard akun.
Kemensos kembali mengingatkan seluruh peserta agar hanya menggunakan tautan resmi Kemensos dan portal SSCASN BKN saat mengecek hasil seleksi. Langkah tersebut membantu peserta memperoleh informasi yang akurat sekaligus menghindari tautan palsu yang berpotensi merugikan. (***)




















