Home / Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:30 WIB

Kemenag Siapkan Rp9,6 Triliun untuk Naikkan Kesejahteraan Guru Agama pada 2027

emenang rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026)

emenang rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026)

JAKARTA, Aksarabrita.com – Kementerian Agama (Kemenag) menjadikan peningkatan kesejahteraan guru agama dan keagamaan sebagai salah satu prioritas utama pada Tahun Anggaran 2027. Untuk mendukung kebijakan tersebut, Kemenag mengusulkan anggaran sebesar Rp9,6 triliun yang akan membiayai berbagai program tunjangan dan insentif bagi tenaga pendidik.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan usulan itu dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Dalam rapat tersebut, Kemenag dan Komisi VIII DPR RI membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP-KL) Tahun 2027.

Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa Kemenag memusatkan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2027 pada dua agenda utama, yakni penguatan sektor pendidikan dan percepatan penurunan kemiskinan melalui Program Kesejahteraan Rakyat (PRO-KESRA) Bantuan Sosial Terintegrasi.

Baca Juga :  Di Tengah Riuh SK, 2.000 Honorer di Jambi Menunggu Kepastian

Menurut Menag, Kemenag mengalokasikan dukungan Prioritas Nasional sebesar Rp19,08 triliun dalam penyusunan Pagu Indikatif TA 2027 melalui aplikasi KRISNA-RENJA K/L. Alokasi tersebut memastikan kebijakan nasional berjalan melalui program nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dari total anggaran prioritas nasional itu, Kemenag menempatkan program peningkatan kesejahteraan guru sebagai penerima porsi terbesar. Kemenag mengarahkan anggaran Rp9,6 triliun untuk membayar insentif, tunjangan profesi guru dan dosen non-ASN, serta tunjangan khusus bagi guru yang bertugas di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Melalui langkah tersebut, Kemenag memperkuat dukungan terhadap tenaga pendidik sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan di seluruh Indonesia.

Selain meningkatkan kesejahteraan guru, Kemenag juga menganggarkan Rp3,71 triliun untuk menjalankan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Program tersebut membantu siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan.

Baca Juga :  TKA 2025 Digelar Serentak Mulai Besok, 3 November

Pada akhir rapat, Komisi VIII DPR RI menerima penjelasan mengenai Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2027 beserta seluruh usulan tambahan anggaran dari Kemenag. Selanjutnya, anggota dewan akan membahas rincian program bersama para pejabat Eselon I Kemenag guna mengawal penggunaan anggaran dan memastikan setiap program memberikan manfaat secara merata kepada masyarakat. (***)

Share :

Baca Juga

Bupati Kerinci meninjau pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci

Daerah

Bupati Kerinci Tinjau RSUD Baru, Pastikan Layanan Maksimal
Bupati Monadi Pimpin Rakor dan Komitmen Digitalisasi di Kerinci

Daerah

Bupati Monadi Pimpin Rakor dan Komitmen Digitalisasi Desa
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Tafik Hidayat,

Kesehatan & Olahraga

Ajang Dunia di Mandalika! Taufik Hidayat Bidik Pembalap RI Tembus Dunia di GT World Challenge Asia 2026
Gaji PPPK Paruh Waktu Jambi akhirnya cair awal Januari 2026

Nasioanal

Gaji PPPK PW di Jambi Cair Awal Januari 2026 Ini Nominalnya
PPPK Paruh Waktu Terancam, Pemda Minta Aturan Tegas

Nasioanal

PPPK Paruh Waktu Terancam, Pemda Minta Aturan Tegas

Batang Hari

Mau Berkurban? Ini Ketentuan dan Syarat Sah Hewan Kurban 2025

Daerah

Wali Kota Alfin Tegaskan Komitmen Wujudkan Sungai Penuh sebagai Kota Layak Anak
Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah di Inggris

Nasioanal

Prabowo Dorong Kerja Sama Konservasi Gajah di Inggris